Home » Events » 1001 Books » Trio Musketri – Alexandre Dumas

Trio Musketri – Alexandre Dumas

Trio MusketriTrio Musketri by Alexandre Dumas
My rating: 3 of 5 stars

Judul kisah ini boleh “Les Trois Mousquetaires” atau bahasa Inggrisnya “The Three Musketeers”, namun tokoh utamanya adalah D’Artagnan, pemuda kampung dari Gascon yang gampang naik darah dan gampang mengangkat pedangnya untuk berduel.

Kisah dimulai saat D’Artagnan muda, yang baru berusia 18 tahun, pergi dari kampung halamannya di Gascon ke Paris untuk menjadi seorang musketri atau anggota pasukan pembela Raja Prancis. Ketika ia berada di kota niaga Meung, ia berkelahi dengan seorang pria misterius yang membuatnya kehilangan surat pengantar yang ditujukan kepada Kapten Musketri, Monsieur de Tréville. Karena egonya yang tinggi jugalah, dalam perjalanan menuju rumah de Tréville, ia terlibat adu mulut dan akhirnya menantang duel tiga orang musketri dalam satu hari dengan jam yang berurutan. Betapa kagetnya ia ketika menemukan bahwa Athos, Porthos, dan Aramis, musketri-musketri tersebut, adalah sahabat baik yang tak terpisahkan. Rencana duel mereka diinterupsi oleh pengawal Kardinal yang memergoki mereka hendak berduel, dan akhirnya mereka berempat pun bersatu melawan pengawal Kardinal tersebut dan melalui kejadian itu D’Artagnan resmi menjadi salah satu sahabat Athos, Porthos, dan Aramis.

Petualangan yang mereka jalani selanjutnya sungguh menarik dan penuh intrik; perselingkuhan Ratu dengan Duke of Buckingham, Sang Kardinal yang penuh tipu muslihat, perang dengan La Rochelle, kekasih-kekasih Porthos dan Aramis, masa lalu kelam dan misterius Athos, kisah cinta D’Artagnan dengan Madame Bonacieux, pelayan kepercayaan Ratu, hubungan aneh Kardinal dan Raja, dan penjahat paling jahat dalam kisah ini, yaitu seorang wanita yang dikenal sebagai Milady atau Lady de Winter.

Kisah terjalin dengan apik walau kadang terasa agak lambat, mungkin karena awalnya kisah ini adalah cerita bersambung. Akhir riwayat Milady dituturkan oleh penulis dengan greget yang pas, sedangkan bagi Athos, Porthos, Aramis, dan D’Artagnan, ada ending bagi mereka masing-masing sehingga saya agak bingung menentukan kisah ini termasuk happy ending atau bukan.

Buku ini saya beri tiga bintang, karena saya merasa emosi masing-masing karakter tidak tergali dengan baik, dan sungguh sayang dalam 537 halaman buku ini, Porthos dan Aramis hanya punya sedikit bagian sehingga tampak seperti peran pembantu saja. Padahal Porthos dan Aramis masing-masing adalah karakter yang unik dan menarik jika dieksplor lebih jauh.

Jika kalian pernah menonton filmnya, yang dibintangi Chris O’Donnell sebagai D’Artagnan dan membandingkannya dengan bukunya, maka kalian akan menemukan betapa banyak perbedaannya antara buku dan versi filmnya. Namun bagi saya itu tak menjadi masalah besar, karena baik kisah di buku maupun di film punya daya tariknya sendiri dan tinggallah kita, pembaca/penonton untuk menentukan, yang manakah favorit kita.

View all my reviews

Softcover, 537 pages
Published January 2010 by PT Serambi Ilmu Semesta (first published 1844)
Price IDR 49.000

Advertisements

7 thoughts on “Trio Musketri – Alexandre Dumas

  1. Eh, ada fotomu dgn si gukguk. Kalo gak salah, dia pernah menyambutku waktu nganterin buku ke rumahmu ya? *sok kenal sok akrab*

    About Trio Musketri, aku pernah baca versi cergamnya, D’Artagnan juga yg paling menonjol karakternya.

    • Hehehe, itu bukan anjingku kok mbak… dirumah aq gak pny anjing coz gak boleh sm mamaku.
      Tapi emang aq cinta bgt sama anjing (selain sama buku ;P) n fotonya lucu jadi ya aq pajang aja. ^__^

      Aq suka bgt sm cerita petualangannya Trio Musketri tp entah kenapa emosinya kurang “dapet” 😦

  2. wihh,, reviewnya lengkap ya.. aku sendiri kadang masih susah kalo disuruh bikin review.. btw aku sih belom ntn film nya, cuma dari tebelnya (tebel ya) udah males duluan.. hehehhe.. thanks for share

    • Halo Ana,
      Makasiii udah mampir yaa 😉

      537 halaman blm setebel Harry Potter kok.. ;P
      Film Three Musketeers udah lama, thn 90-an gitu, tp bagus kok. Yg main juga ganteng2 (waktu itu) hehehe…

  3. Pingback: Review: The Three Musketeers, by Alexandre Dumas [Re-read] | Surgabukuku

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s