Home » Events » 1001 Books » Lelaki Tua dan Laut (The Old Man and the Sea) – Ernest Hemingway

Lelaki Tua dan Laut (The Old Man and the Sea) – Ernest Hemingway

Lelaki Tua dan LautLelaki Tua dan Laut by Ernest Hemingway

My rating: 2 of 5 stars

Lelaki Tua dan Laut (The Old Man and the Sea) adalah karya terbaik sastrawan Amerika kenamaan, Ernest Hemingway. Pemenang Nobel Sastra 1954 dan Pulitzer Prize 1953 ini mengisahkan perjuangan seorang nelayan tua yang telah 84 hari melaut tanpa menangkap seekor ikan pun.

Pada hari yang ke-85, ia berangkat dengan penuh optimisme bahwa hari ini bisa jadi hari keberuntungannya dan akhirnya dia tidak akan pulang dari laut dengan tangan kosong.

Hari itu adalah awal dari perjuangan pantang menyerah sang lelaki tua demi menangkap seekor ikan marlin raksasa, dimana dalam proses itu ia menghadapi banyak tantangan dan bahaya. Walaupun tubuh tuanya terus menerus protes selama ia terapung-apung di tengah lautan, ia tidak menyerah sampai kepada penghabisan.

Novel pendek (namun berat) ini ditulis dengan amat detail oleh penulisnya, boleh dibilang dengan alur yang bergerak lamban, yang membuat pembaca bisa membayangkan bagaimana rasanya menjadi seorang nelayan.

View all my reviews

Softcover, 145 pages
Published May 2009 by Serambi Ilmu Semesta (first published 1952)
Price IDR 29.900

Advertisements

4 thoughts on “Lelaki Tua dan Laut (The Old Man and the Sea) – Ernest Hemingway

  1. Semenjak tau kalo tulisan Hermest banyak dibilang bisa jadi panduan, jadi penasaran sama buku-bukunya. Mudah-mudahan kesampean deh 😀 Dari reviewnya buku ini sedih ya? *slalu sensitif dengan kata-kata lelaki tua* Apakah ceritanya hanya fokus pada si bapak? Atau si bapak ini memang tidak punya keluarga *jadi ngawur* Novel pendek tapi berat? bisa payah ini kalo aku baca dan ternyata memang bener (berat). But review yang sangat singkat ini malah semakin memuncak rasa penasaranku dengan tulisan Hermest >_<

  2. Saya penasaran ttg buku ini karena selain termasuk dlm 1001 buku yang wajib baca, buku ini juga pernah dibahas di film The Equalizer (menurut saya filmnya keren, dgn tokoh utama yg cool abis… ehm, kepribadiannya ya bukan wajahnya =p). Baru-baru ini akhirnya saya kesampaian beli juga, sayang bukunya masih di timbunan hehe,, ternyata buku ini tipis banget. Semoga saja gak berat-berat amat dan masih bisa dicerna otak saya hehehehe,,

  3. Saya membaca buku ini pertama kali waktu saya masih SMP (10 tahun lalu). Dengan pemikiran anak remaja labil, novel ini tidak begitu mengena saya baca saat itu.
    Baru-baru ini semenjak tahu buku ini termasuk must have read book, saya coba reread kembali. Ternyata buku ini benar2 memotivasi. Saya jadi belajar bersikap optimis dan positif. Sayang memang bukunya tipis dan bahasanya masih terasa “agak berat” buat saya, hehe

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s