Home » Ini dan Itu » Artikel Buku » Character Thursday [6] – Phantom of the Opera

Character Thursday [6] – Phantom of the Opera

Ternyata sudah lama saya gak ikutan Character Thursday ;;)

Tokoh pilihan saya minggu ini adalah tokoh utama dari novel gothic karya Gaston Leroux, The Phantom of the Opera. (Baca reviewnya di sini.)

The Phantom of the Opera (Hantu Opera)

Apa yang ada di benakmu ketika mendengar istilah “Hantu Opera”? Sang Phantom (hantu) bukanlah makhluk transparan yang melayang-layang, ia sebenarnya manusia dengan darah dan daging, tapi penampilannya sungguh mengerikan. Deskripsi fisik si hantu seperti di bawah ini:

“Sosoknya luar biasa kurus; mantel hitamnya menggantung bebas di badannya yang hanya tulang-tulang. Matanya menatap tajam ke depan, tidak bergerak, dan letaknya begitu dalam di rongga matanya sehingga kau nyaris tidak melihatnya. Kau hanya melihat dua buah lubang gelap, seperti yang biasa terlihat pada tengkorak. Kulitnya sekeras kulit beduk. Warnanya bukan putih, melainkan kuning kusam. Hidungnya begitu kecil sehingga kau tidak dapat melihatnya ketika memandangnya dari samping, dan ketiadaan hidung tersebut membuatnya menyeramkan. Rambutnya berupa tiga atau empat gumpalan hitam yang terjurai di dahi dan di belakang telinganya.” – hal. 19

The Phantom of the Opera versi 1925, diperankan Lon Chaney
Gambar dari sini

Menyeramkan bukan? Itulah Phantom of the Opera yang asli, bandingkan dengan Phantom versi film yang diperankan oleh Gerard Butler. Kalau Phantomnya Gerard Butler mah, saya nggak nolak kalau doi tiba-tiba datang dan memberikan pelajaran menyanyi. Suara saya jadi bagus dan sekalian saya manjain mata. Hahahahaha XD. Kalau Phantom asli yang “mayat hidup” yang datang, saya bakal lari duluan kayaknya… 😛

Gerard Butler as Phantom #uhuk

Bagaimanapun buruknya rupa dan pribadi si hantu, ia benar-benar sangat mencintai Christine, walaupun mungkin dengan cara yang salah. Berikut pernyataan cinta sang Phantom kepada Christine:

“Kau harus tahu,” katanya, dia berbicara dari belakang tenggorokannya dan meraung seperti tungku perapian, “bahwa aku seluruhnya terbuat dari kematian, dari kepala sampai kaki, dan inilah mayat yang mencintaimu, mengagumi, dan tidak akan pernah meninggalkanmu, tidak pernah! Aku ingin memperlebar peti mati, Christine, untuk suatu saat nanti, ketika kita mencapai akhir cinta kita.” – hal. 248

Mau tak mau, di akhir cerita saya merasa kasihan pada si hantu. Perilakunya yang jahat juga adalah produk dari perlakuan buruk masyarakat. Karena wujudnya yang buruk, bagaimana mungkin ia berharap bahwa ada seseorang yang mencintainya sebagaimana adanya? Bila saja ia punya penampilan fisik normal, ia pasti akan menjadi seseorang yang hebat dan terkenal. Bagaimana tidak, Hantu Opera yang disebut Christine sebagai Malaikat Musik adalah komposer, ilusionis, arsitek, dan sekaligus psikopat. Lalu apa yang bisa disimpulkan dari seorang Phantom? Ia benar-benar sebuah karakter yang kompleks. Saya tidak bisa mencintai karakternya, namun sulit juga untuk benar-benar membencinya.

***

Character Thursday

  • Adalah book blog hop di mana setiap blog memposting tokoh pilihan dalam buku yang sedang atau telah dibaca selama seminggu terakhir (judul atau genre buku bebas).
  • Kalian bisa menjelaskan mengapa kalian suka/benci tokoh itu, sekilas kepribadian si tokoh, atau peranannya dalam keseluruhan kisah.
  • Jangan lupa mencantumkan juga cover buku yang tokohnya kalian ambil.
  • Kalau buku itu sudah difilmkan, kalian juga bisa mencantumkan foto si tokoh dalam film, atau foto aktor/aktris yang kalian anggap cocok dengan kepribadian si tokoh.

Syarat Mengikuti :

  1. Follow blog Fanda Classiclit sebagai host, bisa lewat Google Friend Connect (GFC) atau sign up via e-mail (ada di sidebar paling kanan). Dengan follow blog ini, kalian akan selalu tahu setiap kali blog ini mengadakan Character Thursday Blog Hop.
  2. Letakkan button Character Thursday Blog Hop di posting kalian atau di sidebar blog, supaya follower kalian juga bisa menemukan blog hop ini. Kodenya bisa diambil di kotak di button.
  3. Buat posting dengan menyertakan copy-paste “Character Thursday” dan “Syarat Mengikuti” ke dalam postingmu.
  4. Isikan link (URL) posting kalian ke Linky di post ini. Cantumkan nama dengan format: Nama blogger @ nama blog, misalnya: Fanda @ Fanda Classiclit.
  5. Jangan lupa kunjungi blog-blog peserta lain, dan temukan tokoh-tokoh pilihan mereka. Dengan begini, wawasan kita akan bertambah juga dengan buku-buku baru yang menarik…

Nah, siapa Character Thursday mu minggu ini?

Advertisements

6 thoughts on “Character Thursday [6] – Phantom of the Opera

  1. Tapi kalau Eric lahir sebagai manusia normal, bukan tak mungkin ia malah jadi manusia biasa2 saja. Karena manusia itu, semakin ia mengalami penghinaan, semakin ia berusaha untuk menunjukkan kemampuan di bidang lainnya.

  2. klo di buku wajah mmg ga pnting, tp begitu jadi film, tetep ya itu yg menjual, hahaha… tp so sweet bgt ini, agak mengingatkn dgn monster Frankenstein

  3. hahahahaha beda banget versi asli sama versi gerard butler =D horor banget phantom yg aslinya yah

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s