Home » Ini dan Itu » Artikel Buku » Character Thursday (10): Big Brother of 1984

Character Thursday (10): Big Brother of 1984

BIG BROTHER (diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai Bung Besar) adalah sosok diktator tunggal dalam novel 1984 karya George Orwell. Konon wajah Bung Besar menghiasi poster-poster di seantero Oceania dan layar-layar teleskrin raksasa di Victory Square.

“Apakah hal yang paling mengerikan, paling memuakkan daripada segalanya? Dia memikirkan Bung Besar. Wajah yang luar biasa besar itu (karena terus-menerus melihatnya di poster-poster dia selalu membayangkan wajah itu satu meter lebarnya), dengan kumis hitam tebalnya dan mata yang terus-menerus mengikutimu ke sana kemari, seolah mengambang sendiri di pikirannya.” – hal. 523

“Mata yang menghipnotis itu menatap ke dalam mata Winston. Seolah suatu kekuatan yang sangat besar sedang menekanmu– sesuatu yang menembus tengkorakmu, memukul-mukul otakmu, menakut-nakuti kamu supaya melepaskan keyakinan itu, membujukmu, hampir, untuk menyangkal bukti yang tertangkap indramu. Pada akhirnya Partai akan mengumumkan bahwa dua tambah dua itu lima, dan kau akan terpaksa mengakuinya.” – hal. 146

Di dalam novel, Bung Besar tidak berinteraksi secara langsung dengan tokoh-tokoh lainnya. Juga tidak dijelaskan apakah Bung Besar adalah sosok manusia yang nyata atau hanya sosok diktator yang direkayasa oleh Partai sesuai dengan kepentingan mereka untuk membuat rakyat Oceania takluk akan kekuasaannya. Sejak 1984 diterbitkan, istilah Big Brother dipakai untuk menyebut figur pemerintah yang melakukan upaya pengawasan dan pengendalian yang berlebihan.

Majalah Book meranking Big Brother di posisi ke-59 dalam daftar 100 Best Characters in Fiction Since 1900. Sedangkan majalah Wizard meletakkan Big Brother pada posisi ke-75 dari sosok penjahat paling besar sepanjang masa.

Big Brother, meskipun bukanlah karakter antagonis yang melakukan kekejaman langsung terhadap tokoh protagonis, tetaplah merupakan simbol kediktatoran dan totalitarianisme yang diciptakan Orwell, dan merupakan sosok penjahat yang paling haunting hingga saat ini.

***

Feature Character Thursday yang dihost Fanda Classiclit mengajak kamu memilih salah satu karakter dari dalam buku dan mengulasnya. Simak syarat-syarat mengikutinya di post ini.

Advertisements

5 thoughts on “Character Thursday (10): Big Brother of 1984

  1. Waah…Jay Gatsby masuk urutan 1 di 100 Best Characters! ^__^ #eh salah fokus…
    Kalo menurutku Big Brother itu representasi kediktatoran, jadi di sini Orwell memakai semacam metafora.

  2. Pingback: Review: Nineteen-Eighty Four, by George Orwell « Surgabukuku

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s