Home » Book Reviews » 4 star review » The Time Keeper – Mitch Albom

The Time Keeper – Mitch Albom

time keeper

Time is what we want most, but what we use worst.– William Penn

 

Ini sebuah kisah tentang WAKTU.

Yang diceritakan melalui sudut pandang tiga manusia:

Manusia pertama yang menghitung waktu,

Manusia yang menginginkan terlalu banyak waktu,

Dan manusia yang ingin semua waktu yang dimilikinya cepat berakhir.

Seorang manusia dari zaman menara Babel didirikan,

Dan dua orang manusia di zaman modern.

Satu orang yang mengira ia bisa mencurangi Kematian,

Satu orang lagi yang mengira ia punya hak untuk mengundang Kematian.

Dan bapa dari waktu, yang akan meneruskan pelajaran yang telah dikecapnya kepada kedua orang itu.

“Mengertikah kau sekarang?” tanyanya. “Bila kita diberi waktu tak terbatas, tidak ada lagi yang istimewa. Tanpa kehilangan atau pengorbanan, kita tidak bisa menghargai apa yang kita punya.”

[…]

“Ada sebabnya Tuhan membatasi hari-hari kita.”

“Mengapa?”

“Supaya setiap hari itu berharga.”

***

Buku ini bukan masterpiece seorang Mitch Albom, namun seperti buku-buku lainnya, nilai moral yang ingin disampaikan penulis melalui buku ini melesat tepat ke sasaran. Melalui bahasa yang sederhana dan alur yang mengalir, Albom mengajak pembaca untuk merenungkan kembali bagaimana menggunakan waktu. Karena itu, saya memberi empat bintang untuk buku ini, lebih tinggi daripada novel Albom yang lain yaitu The Five People You Meet in Heaven.

I need about 3 hours to read this book,

An hour to write its review;

But the lesson it has told me will last forever.

 ###

#postingbareng BBI bulan Oktober 2012 tema karya-karya Mitch Albom

Detail buku:

Sang Penjaga Waktu (judul asli: The Time Keeper), oleh Mitch Albom
Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Tanti Lesmana
312 halaman, diterbitkan Oktober 2012 oleh Gramedia Pustaka Utama (pertama kali diterbitkan September 2012)
My rating: ♥ ♥ ♥ ♥

Advertisements

7 thoughts on “The Time Keeper – Mitch Albom

  1. The Timekeeper (Sang Penjaga Waktu) udah masuk Wishlist ku untuk waktu yang cukup lama, tapi ga kesampaian beli sampai sekarang, karena susah cari di toko buku dan malah beli (baca:menimbun) buku-buku lain
    Pertama kali jatuh cinta sama Mitch Albom setelah baca “Have a Little Faith (Sadarlah)” dan juga “Tuesday’s with Morrie” . Tulisan cerita dan pesan – pesan yang ada di buku Have a Little Faith ‘ngena’ banget, interesting story with meaningful message

  2. aku belum pernah baca buku2 Mitch Albom secara full, kemarin2 baru sempet ngintip beberapa halaman awal For One More Day, tapi udah kerasa ‘nyentuh’nya. Gaya Albom dalam menulis memang selalu setulus itu ya? Baca review ini jadi pengen baca The Time Keeper juga

  3. pertama kalinya aku baca karyanya Albom MItch adalah yang ‘Selasa bersama Morrie’. Nggak nyangka aja, seorang wartawan olahraga bisa banting setir ke menulis genre yang seperti ini. Bikin mewek.
    Mungkin sama seperti buku Selasa bersama Morrie, The Time Keeper pasti memliki nilai-nilai kehidupan yang cantik. Seperti yang mbak tulis di review atas. Saya jadi semakin tertarik untuk membaca dan mengoleksi karya Albom Mitch. Bukan karena bahasanya yang tingkat dewa atau alur dllnya, tetapi nilai-nilai mulianya yang terkandung di dalamnya.
    Membuat kita harus lebih bersyukur terhadap semua nikmat yang Tuhan berikan. 🙂

  4. Ini salah satu wishlist-ku nih, Kak! 😀 Setelah baca For One More Day malah ketagihan baca buku-bukunya Mitch Albom. Hihi. Bahasanya sederhana, ngena, nyess.. *apalah aku ini*
    Saya jadi tambah ngiler baca buku ini karena kalimat Kakak,
    “I need about 3 hours to read this book,

    An hour to write its review;

    But the lesson it has told me will last forever.”

    Mau tanggung jawab, Kak? 🙂

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s