Home » Ini dan Itu » Artikel Buku » Top 5 Favorite Books 2012

Top 5 Favorite Books 2012

book-kaleidoscope-2012-button

Akhirnya, puncak dari rangkaian Book Kaleidoscope 2012. Setelah mengobrak-abrik buku-buku berbintang lima di tahun ini, without further ado, inilah Top 5 Favorite Books dari semua buku yang sudah saya baca selama tahun 2012.

#5. The Book Thief, by Markus Zusak

book thief

Sebenarnya saya nggak pede bisa menghabiskan buku berbahasa Inggris apapun di atas 300 halaman. Tapi buku ini beralur cepat, dengan gaya bertutur yang unik, dan narator si Death yang suka tebar spoiler. Sehingga saya pun tidak butuh waktu relatif lama untuk menghabiskan buku ini. Kisahnya tentang seorang gadis Jerman Liesel Meminger, yang diadopsi oleh keluarga Hubermann di Molching, dekat Munich. Situasi menjadi menegangkan ketika keluarga Hubermann memutuskan untuk menyembunyikan Max Vandenburg, seorang pemuda Yahudi putra teman Hans Hubermann, dalam rumah mereka. Saya suka sekali cara penulis menuturkan perkembangan hubungan Liesel dengan keluarga Hubermann, dengan Max, juga dengan sahabatnya Rudy Steiner (Rudy is my favorite character!). Dan, setelah sekian lama, sayapun dibuat nangis oleh sebuah buku. Tersangkanya adalah buku ini.

Review The Book Thief

#4. Just So Stories, by Rudyard Kipling

Just So Stories

Buku yang membuat saya geleng-geleng kagum dengan imajinasi penulisnya, dari awal hingga akhir. Tidak kurang dari dua belas pourquoi stories dirangkum dalam buku ini. Saya sudah menyebutkan hal berikut ini di dalam review, tapi saya akan menyampaikannya lagi: ini adalah jenis buku yang bisa saya baca besok atau sepuluh tahun lagi tanpa pernah merasa bosan dengan isinya. Terjemahannya bagus, ilustrasi-ilustrasi di dalamnya juga sangat keren. And I wanna read this book to my children one day. 🙂

Review Just So Stories

#3. A Tale of Two Cities, by Charles Dickens

kisah dua kota cover1

A Tale of Two Cities merupakan sebuah buku yang menyimpan banyak kontradiksi: antara Inggris dan Prancis, yang baik dan yang jahat, yang kaya dan yang miskin, yang menindas dan yang tertindas. Dan sebuah pengorbanan atas nama cinta disimpan untuk akhir cerita yang tragis. Buku yang kompleks, penuh simbol, bikin penasaran, penuh kejutan. Gaya bertutur Dickens bikin ketagihan untuk terus membacanya, apalagi didukung terjemahan yang apik. Harganya lumayan mahal untuk sebuah buku berbahasa Indonesia, tapi saya nggak menyesal membeli buku ini. Hai penerbit-penerbit lokal, terjemahin karya-karya Dickens lagi dooong!

Review A Tale of Two Cities

#2. A Tree Grows in Brooklyn, by Betty Smith

a tree grows in brooklyn

Saya baru saja menamatkan buku ini di awal bulan Desember 2012 dan baru saja menulis reviewnya. Buku ini sebenarnya berisi kisah sehari-hari yang notabene “biasa” namun entah bagaimana sang penulis mampu mengisahkannya dengan indah dan mengalir. Lewat buku ini kita diajak melihat potret kehidupan kaum imigran miskin di Amerika pada awal abad 20. Dan cerita tentang sebuah keluarga yang berjuang dalam kemiskinan, tentang seorang ibu yang berusaha sekuat tenaga agar anak-anaknya berpendidikan. Kutipan-kutipan bagus bertebaran di dalam buku ini. Jarang ada sebuah buku yang isinya sederhana, tapi maknanya luar biasa.

Review A Tree Grows in Brooklyn

#1. The Bridge of San Luis Rey, by Thornton Wilder

bridge of san luis rey

Buku yang menempati peringkat pertama Top 5 Favorite Books 2012 versi saya adalah sebuah buku, yang ketika saya selesai membacanya, saya tercenung lama seperti orang bego. Ada perasaan seperti tertampar. Bahasa keren untuk fenomena ini adalah: susah move on. Buku pemenang Pulitzer 1928 ini menceritakan tentang penelusuran seorang biarawan mengorek kehidupan kelima korban musibah putusnya jembatan San Luis Rey. Ia berusaha menemukan, adakah pola tertentu yang menandakan bahwa mereka berlima akan menemui ajal dengan tragis? Inti buku ini sebenarnya adalah cinta, tapi bukan seperti dalam buku-buku lainnya, apalagi dalam kisah romantis. Buku ini seakan menyerukan, “share all the love you have before you die.” Buku ini BAGUS, pake BANGET. Titik.

Review The Bridge of San Luis Rey

***

Itulah kelima buku terfavorit saya selama tahun 2012, semoga di tahun 2013 nanti saya bisa membaca banyak buku bagus yang tak terlupakan seperti lima buku di atas! Amin. And see you next year!

Baca juga post Book Kaleidoscope 2012 yang lain:

Top 5 Book Boyfriends 2012

Top 5 Best Book Covers 2012

Advertisements

7 thoughts on “Top 5 Favorite Books 2012

  1. Tale of Two Cities udah ngantri di list aku nih, tapi kayanya masih tahun depan bacanya. 😛
    Ahh, bukunya belum baca semua.. Tapi kayanya tertarik sama yang Just So Stories deh..

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s