Home » Ini dan Itu » Artikel Buku » Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris untuk Pemula

Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris untuk Pemula

Ide membuat post ini timbul dari komentar Rendria di salah satu foto yang saya unggah di Instagram. Begini bunyinya: “Mbak, kasih tips buat pembaca buku berbahasa Inggris pemula dong, supaya nyaman baca buku bahasa Inggris meskipun gak tau artinya kata yang dibaca (kadang suka ribet kalo bolak-balik buka kamus di ponsel).”

Membaca komentar tersebut saya jadi mikir, daripada menjawab langsung di IG kenapa saya nggak bikin blog post sekalian tentang tips membaca buku berbahasa Inggris? Memang sebenarnya saya punya beberapa tips yang selama ini belum pernah saya bagikan, so I think it’s time to share them. 🙂

Jadi, berikut adalah beberapa tips yang berasal dari pengalaman pribadi saya sebagai pemula dalam membaca buku berbahasa Inggris. Tips-tips ini lebih applicable untuk bacaan fiksi. Here we go!

Mulailah dari yang Mudah

Namanya juga pemula, lebih baik belajar dari nol dan berusaha meningkatkan kemampuan ke level selanjutnya, daripada langsung mencoba baca buku yang sulit tapi akhirnya sama sekali nggak ngerti.

Ada 2 tipe bacaan yang bisa dicoba sebagai permulaan:

1. Buku-buku graded readers

Buku-buku ini biasanya adalah adaptasi novel klasik dengan bahasa yang disederhanakan (simplified), dan dibagi menjadi beberapa level menurut kemampuan berbahasa Inggris user. Di Indonesia setahu saya yang menerbitkan buku-buku graded readers adalah Penerbit Dian Rakyat.

Level-level yang tersedia:

Informasi diatas saya dapatkan dari website BukaBuku, tapi sayangnya buku-buku tersebut tidak tersedia stoknya alias out-of-print. Coba saja dicari di TB Gramedia, Togamas, Rumah Buku dsb, atau di toko buku online lainnya.

Ada juga free graded readers di sini: http://aj3000.com/wp/free-graded-readers/

Saya sendiri belajar membaca buku berbahasa Inggris lewat buku graded readers terbitan Dian Rakyat jadul, beberapa judulnya adalah Bram Stoker’s Dracula, Bleak House dan Our Mutual Friend-nya Charles Dickens. Foto di bawah ini adalah beberapa koleksi buku graded readers milik saya. Yang di deretan atas terbitan Dian Rakyat dan yang di deret bawah terbitan Collins English Library.

20140804_185018

2. Buku-buku Children’s Literature, Middle Grade, atau Teens & YA

Karena pada umumnya buku-buku untuk segmen usia muda ini lebih mudah daripada buku-buku yang menyasar pembaca dewasa. Nggak perlu gengsi membaca buku anak, lah. Buktinya banyak banget buku anak yang layak dibaca segala usia. Beberapa contoh populer: The Secret Garden, Charlotte’s Web, Matilda, To Kill a Mockingbird, seri Harry Potter, buku-buku karya Kate DiCamillo, dan lain-lain. Kalau nggak begitu suka dengan buku anak, coba buku-buku untuk Teens atau Young Adult (YA).

Perkaya Vocabulary (Kosa Kata)

Jangan malas buka kamus setiap kali ketemu kata-kata yang masih asing. Catat kata-kata dan idiom yang baru bagi kamu beserta arti katanya. Dengan cara demikian, selain membantu mengingat vocabulary baru, kamu juga tidak perlu buka kamus lagi setiap kali ketemu kata yang sama. Cukup buka buku catatan kamu. (Note: saya melakukan hal ini pertama kali pada saat duduk di bangku SMP . 🙂 )

Pahami Secara Keseluruhan

Daripada mencoba menerjemahkan satu kalimat secara kata per kata (buang waktu dan tidak efektif), jauh lebih baik mencoba memahami satu kalimat atau satu paragraf secara keseluruhan. Garis bawahi kalimat yang belum kamu mengerti dan coba pahami artinya secara keseluruhan, dengan menggunakan kombinasi referensi mulai dari kamus, Google, Sparknotes, dll.

Kalau kamu stuck di satu kalimat, lebih baik meneruskan baca daripada terus mencoba memahami kalimat tersebut. Karena menurut saya, dalam membaca sebuah buku lebih penting memahami esensi buku tersebut secara keseluruhan, daripada memaksakan mengerti arti dari setiap kalimat yang ada dalam buku tersebut.

Gunakan E-reader dengan Built-In Dictionary

Ini adalah alternatif yang cocok buat yang malas bolak-balik antara baca buku fisik dan kamus. Di dalam perangkat e-reader biasanya sudah ada built-in dictionary (atau install aplikasi tambahan), sehingga kata yang belum kita mengerti bisa dengan mudah di-highlight, lalu langsung dicari artinya. Saya pribadi lebih suka metode tradisional dengan membaca buku fisik (plus pake kamus digital, kalo mentok baru pake kamus fisik) daripada e-reader, sih. 😀

Buat Target Membaca Buku Bahasa Inggris Secara Berkala

Ini saya lakukan pada tahun 2012 dengan membuat Books in English Reading Challenge. Waktu itu saya menargetkan baca 1 buku berbahasa Inggris setiap bulannya, sehingga dalam setahun paling sedikit saya membaca 12 buku. Tahun berikutnya dan sampai sekarang RC ini dilanjutkan oleh Mbak Peni di blog Ketimbun Buku. Semoga tahun-tahun selanjutnya tetap ada yang melanjutkan, ya!

Gabung dalam Komunitas Buku/Book Club

Rame-rame lebih asyik daripada sendirian, demikian juga dalam membaca buku. Gabung di komunitas buku, boleh yang offline maupun online, yang cenderung “umum”, atau yang khusus membaca buku-buku berbahasa Inggris. Saya sendiri tergabung dalam komunitas-komunitas buku berikut :

Beberapa komunitas buku yang khusus membaca buku berbahasa Inggris misalnya Indonesians Who Love English Books di Goodreads, @BookClubID di Twitter, dan lain-lain. Cari aja deh… banyak banget kok! Tinggal pilih yang sesuai selera dan kebutuhan kamu. Keuntungan gabung di komunitas buku juga banyak: bisa dapet temen baru, baca bareng buku tertentu dan diskusi, bisa jual atau barter buku-buku koleksi pribadi, dan lain-lain…

***

Ingin tahu lebih banyak? Baca juga Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris (Lanjutan)

Advertisements

33 thoughts on “Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris untuk Pemula

  1. Setuju. Kuncinya adalah teruslah membaca, lama-lama kita akan terbiasa, dan makin lama kecepatan membaca kita juga makin bertambah. Kalau bisa, tulis review untuk buku bahasa Inggris pake bahasa Inggris juga. Ini akan mempercepat penyerapan kita akan kata/idiom.

  2. hihi. mula2 aku baca buku berbahasa inggris, aku mulai dengan YA. berhasil, karena ya bahasa penulisannya termasuk mudah untuk dicerna. mungkin karena contemporary juga kali ya.
    begitu accomplished, malah nagih.
    dan sekarang aku malah belum banyak lagi baca novel-novel dalam negeri. hadeh.
    mungkin karena tema cerita dari buku-buku luar itu jauh lebih beragam dari novel-novel dalam negeri.

    oia mb, aku juga mau dong (kalo mba mel punya), tips untuk menulis review dalam bahasa inggris.
    aku ga punya basicnya, dan sejauh ini pasif. ngerti bahasa inggris tapi ngga bisa punya outcome yang equal.

    • Hihihi, sama. Sampe sekarang juga aku lebih suka baca buku2 luar negeri (baik terjemahan maupun dlm bahasa Inggris) daripada buku Indonesia. Kalau tips nulis review, jujur aja aku belum merasa kompeten utk ngasih tips sih, soalnya aku juga masih amatir, hehehe.

  3. Sejauh ini aku cuma bisa baca contemporary YA yang temanya ringan-ringan kayak romance. Soalnya, walau ada istilah yang aku nggak ngerti, sedikit banyak aku bisa nangkep artinya. Mungkin bisa diterapkan. hahaha…

  4. Pingback: Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris (Lanjutan) | Surgabukuku

  5. Aku sempat nulis juga di blog, Mel, tentang baca buku bahasa Inggris ini. Kalau aku emang ngga melalui tahap yg Mel kasih, lebih karena genre buku yg kubaca ga terlalu populer disini, dan curiosity kill the cat. Kadang aku suka gemes juga kalau ada yg ngeles lebih milih terjemahan ketimbang baca bahasa Inggrisnya. Kalau terjemahan yg legal sih, bisa dimengerti lah ya. Kalau illegal? Kesannya kayak malas banget gitu ya mau belajar bahasa Inggris

    • Hmmm, menurutku balik lagi ke pribadi masing-masing sih. Soalnya aku sendiri juga bisa males baca buku bhs Inggris klo buku tsb udah ada terjemahannya (tapi gak semua buku sih, hehe). Tapi klo seseorang mau pinter, ya mau nggak mau harus berusaha, salah satunya dengan banyak membaca buku berbahasa Inggris. Semoga yang baca post ini nggak males lagi belajar bahasa Inggris 🙂

  6. Nice article, Mel. 🙂
    Kayaknya netapin target baca buku bhs Inggris memang wajib. Selama ini aku bacanya berdasarkan mood aja sih. Haha. *menatap hampa timbunan*

  7. wah saya suka banget itu buku2 nya Dian Rakyat yg horor-horor macem dracula. Ada lagi yang bagus itu The Stranger dan Woman in Black yang kemaren jadi film juga sempet ada dari terbitan Dian Rakyat ya kl ga salah. tapi buku udah pada ilang.. cari buku2 kaya gitu di mana lagi ya..?

    • Beberapa kali saya masih lihat di TB Gramedia, Togamas, dan semacamnya. Atau coba cari toko buku online yang jual buku2 Dian Rakyat. Iya memang sayang banget buku-buku ini sekarang langka, padahal berguna banget buat yang mau belajar bahasa Inggris. 😦

  8. Asik asikkk!!! Sudah muncul tulisannya dari tanggal 5 agustus😩 aku baru nongol sekarang😣😣😣😣😣😣 tapi membantu sekali!! Buku pertama bahasa inggrisku juga buku remaja, tulisannya maaih sedikit, lebih banyak gambarnya malah, hehehe… judulnya Dork Diaries 3 1/2 tapi keren!!! Sekarang mau lanjut baca di post selanjutnya😆😆

  9. trimaksih berbagai tips dalam belajar bahasa inggris.
    apa bisa dikirim buku “Historcal Fiction” saya penasaran dengan isi bukunya. berapa harganya? trikmakasih,,,…

  10. Wahh sejauh ini saya masih susah baca literatur berbahasa inggris (selain karena jarang baca dan jadi malas). Setelah baca artikel ini saya jadi cukup punya semangat untuk segera melek bahasa asing terutama mengaplikasikannya dalam hobi baca. Tapi, kalau bacaannya pengen yang non fiksi ada tips khususnya gak mbak?

    • Hai lagi mbak, baru kepikiran nih. Untuk bacaan nonfiksi sebaiknya sih lebih sering konsultasi dengan kamus kalo nemu kata yang nggak dimengerti. Jadi nggak bisa pake strategi “skip – pahami kalimat secara keseluruhan”. Itu menurut saya ya, semoga membantu 🙂

  11. Saya mau ikut share pengalaman saya. Kalau saya awalnya dengan berusaha baca berita dari media asing paling tidak satu berita per hari…Lama-lama, karena satu dan lain hal, malah jadi lebih banyak baca berita dari luar dari pada media dalam negeri.
    Mungkin itu bisa jadi trik untuk yang mau baca nonfiksi juga

  12. Terima kasih ya blognya sangat membantu,hmm. Saya kesulitan nih membaca novel sejarah ( a tale of two cities) banyak kosa kata yg belum saya pelajari,ketika saya cari di kamus kata tersebut tidak ada.

    • Hai, maaf baru balas. Saya sendiri baru baca A Tale of Two Cities versi terjemahannya, blm pernah baca versi aslinya. A Tale of Two Cities memang termasuk novel Victorian yg mana banyak kata yg dipakai di zaman itu sudah tidak umum lagi utk dipakai di zaman modern seperti sekarang. Saran saya coba pakai kamus yg lebih lengkap atau sekalian kamus Inggris-Inggris terbitan Oxford misalnya. Atau digoogle saja, biasanya semua kata bisa ketemu artinya di google.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s