5 Adult Colouring Books for Book Lovers

If you are, like me, a book lover who also likes adult colouring, then you might want to have these 5 colouring books.

This is a list arranged by my order of preference. Since I won’t provide much description for each colouring book, please watch the flipthrough videos provided to find out which one you’ll like!

#1. The Mysterious Library – Eunji Park

One of my top favourite colouring books. I’ve finished colouring some pages of this beautiful Korean colouring book:

Flipthrough video:

Where to buy: BookDepository (English version)

#2. Fantastiches Malbuch – Colin Thompson

This is a grayscale German colouring book, and the illustrations are, I think the most appropriate term is, mindblowing!

Flipthrough video:

Where to buy: BookDepository

#3. Wuthering Heights: A Coloring Classic – Elisabetta Stoinich

This book belongs in A Coloring Classic series. Other titles include Pride & Prejudice, A Christmas Carol, Dracula, and Romeo & Juliet.

Flipthrough video:

Where to buy: BookDepository / Periplus

#4. Harry Potter Colouring Book – Warner Brothers Studio

There are a lot of other titles of Harry Potter colouring book series too. I’ve finished colouring some pages from this book:

Brewing the Polyjuice Potion 🍵 📖: Harry Potter Colouring Book @studiobooks 🎨: Faber Castell classic colour pencils, Lyra Skintones, Derwent charcoal pencil, Prismacolor pencil black, Faber Castell marking pen black & blue. 📝: Derwent blender pencil, paper stump. P.S.: Yes, this Hermione Granger is a Ravenclaw AND a redhead. #hermionegranger #polyjuicepotion #harrypottercolouringbook #harrypottercoloringbook #coloringbookforadults #coloringbookindonesia #coloringbookforadultindonesia #coloringforadults #arte_e_colorir #bayan_boyan #coloring_secrets #moncoloriagepouradultes #coloringmasterpiece #desenhoscolorir #beautifulcoloring #majesticcoloring #livrocoloriramo #boracolorirtop #colorindolivrostop #coloringbookindonesia #zenartis #mainwarnasurabaya #shadyas #jardimsecretolove

A post shared by Melisa 🌺 (@melmarian) on

Flipthrough video:

Where to buy: BookDepository / Periplus / Gramedia.com (Indonesian version)

#5. Color the Classics: Beauty and the Beast – Jae-Eun Lee

Other titles include Anne of Green Gables, Alice in Wonderland, The Snow Queen, and The Wizard of Oz.

Flipthrough video:

Where to buy: BookDepository / Periplus

Bonus: Arthur Rackham’s Fairies and Nymphs: A Vintage Grayscale Adult Coloring Book

I have no experience in colouring grayscale before, but this one looks interesting, all because it’s Arthur Rackham, whose illustrations usually graced old fashioned fairy tale books!

Flipthrough video:

Where to buy: BookDepository / Periplus

The March Giveaway Hop

2017 March Giveaway Hop

Hai!

Delapan orang yang memiliki hari spesial di bulan Maret hendak berbagi kebahagiaan dengan kalian semua melalui March Giveaway Hop yang berlangsung tanggal 13-19 Maret 2017. Hadiah total adalah sebesar Rp 400.000,- (empat ratus ribu rupiah) untuk dua orang pemenang. Jadi masing-masing pemenang akan mendapatkan paket buku senilai maksimal Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah), ongkir ditanggung para host.

Siapa aja kedelapan orang host tersebut?

Agatha – agathavonilia.blogspot.co.id

Rima – pinksreview.wordpress.com

Rizky – rizkymirgawati.com

Rico – blog.ub.ac.id/ricomartha/

Kitty – pelahapkata.wordpress.com

Melisa – surgabukuku.wordpress.com (blog ini)

Nisa – resensibukunisa.blogspot.co.id

Muthiah – hanyasebuahkomentar.blogspot.co.id

Dan berikut ini syarat-syarat untuk mengikuti March Giveaway Hop:

  1. Peserta berdomisili di Indonesia.
  2. Follow akun media sosial saya, pilih salah satu aja Twitter @melmarian atau Instagram @surgabukuku.
  3. Peserta WAJIB share tentang giveaway ini melalui media sosial dengan mencantumkan hashtag #MarchGiveawayHop dan menyertakan link postingan giveaway salah satu host.
  4. Peserta WAJIB mengikuti seluruh persyaratan yang diminta oleh blog host lainnya (bervariasi untuk masing-masing host, silakan dicek di masing-masing postingan giveaway mereka).
  5. Menebak NAMA LENGKAP tokoh fiksi yang clue-nya ada di postingan giveaway hop masing-masing host. Ada 8 host = 8 clue = 8 tokoh yang harus ditebak.
  6. Setelah menemukan semua jawabannya, peserta submit jawaban di Google Form di salah satu postingan giveaway para host. Selain submit jawaban, peserta juga submit nama, alamat e-mail (aktif), serta link share yang disyaratkan di poin no. 3. (PENTING: submit jawaban di Google Form dilakukan SATU KALI SAJA, multiple entry tidak diperkenankan.)
  7. Hanya peserta yang menjawab dengan benar semua pertanyaan dari host dan mengikuti seluruh persyaratan yang ada, yang memiliki kesempatan memenangkan hadiah utama.
  8. Pemenang akan dihubungi melalui e-mail, jadi pastikan alamat e-mail kamu aktif.

Dan berikut ini adalah clue dari blog Surgabukuku:

 My husband and I are a team; although sometimes I would get crazy mad at him.

When he called me a witch, I had to (quite forcefully) remind him that I am his wife.

One thing about my husband: he is miraculous.

To a maximum extent, some people would say.

The book has been reviewed on this blog last year.

My name only consists of one word. Who am I?

Supaya lebih seru, ada hadiah tambahan dari blog Surgabukuku, yaitu buku senilai maksimal Rp 120.000 (seratus dua puluh ribu rupiah), tidak termasuk ongkir, untuk satu orang pemenang. Pemenang boleh memilih buku dari bukabuku.com, periplus.com atau  bookdepository.com. Syarat-syarat mengikuti giveaway tambahan sebagai berikut:

  1. Mengikuti giveaway utama (poin 1 s.d. 8 di atas), KECUALI 7 orang blog host yang namanya berjejer dengan saya di atas 🙂
  2. Di kolom komentar post ini, tulis nama (yang sama dengan nama yang kamu gunakan untuk submit Google Form) dan jawab pertanyaan ini : “Buku apa yang kamu ingin supaya direview di blog Surgabukuku? Alasannya?” (jawaban boleh judul buku atau genre tertentu).

And that’s it! Kalau ada pertanyaan terkait giveaway, silakan mention Twitter @melmarian atau via e-mail ke melmarian at yahoo dot com.

Happy hopping & may the odds be ever in your favor! 😉


UPDATE PENGUMUMAN PEMENANG, 23 MARET 2017

Pemenang giveaway utama sudah diumumkan di blog Rico, selamat buat…

Nur Hafifah Aini | @yuki_yuchan
Arief NA | @rief_oxygen

Dan pemenang giveaway tambahan di blog Surgabukuku adalaaaaaahh……. #tabuhgenderang

Bety Kusumawardhani | @bety_19930114

random GA tambahan

Selamat! Saya akan mengirimkan e-mail kepada pemenang untuk konfirmasi pilihan hadiah.

Terima kasih untuk semua yang sudah mengikuti giveaway hop dan giveaway tambahan di blog ini, juga usulan buku untuk direview. Terutama yang mengingatkan saya untuk membaca Amba, Tetralogi Buru, dan karya klasik Indonesia (ngumpetdipojokan) dan judul-judul baru yang menarik seperti Ghosts-nya Henrik Ibsen dan Where the Mountain Meets the Moon yang saya sudah tahu dari lama tapi belum ngelirik untuk membacanya.

See you next time!

Kumcer “1 Negeri, 10 Kisah” – Petra Career Center

1 negeri 10 kisah“Siapa bilang anak-anak muda kita masa bodoh dengan sejarah negeri sendiri?”

Pertanyaan inilah yang dicoba untuk dijawab melalui kumpulan cerpen self-published bertajuk “1 Negeri, 10 Kisah” ini. Jujur, ketika ditawari mengulas buku ini, saya sempat ragu. Masalahnya, saya terbilang jarang membaca buku karya pengarang Indonesia – apalagi yang debutan. Namun ketika diberi tahu bahwa sejarah menjadi tema utama kumcer ini, saya langsung tertarik. Sekali-kali mencoba rasa baru tak apalah. Dan kali ini, tidak ada kekecewaan di ujung pengalaman “icip-icip” ini.

Sejarah bagaimana kumcer ini bisa terbit terbilang menarik. Dimulai dari pelaksanaan Creative Writing Workshop yang diadakan Petra Career Center di Universitas Kristen Petra 28 Mei 2016 lalu, terbentuklah kerjasama antara panitia dan para pembicara workshop untuk mengadakan proyek membuat kumpulan cerpen bersama mahasiswa. Sepuluh cerpen dari mahasiswa dan mahasiswi yang berasal dari berbagai jurusan pun terpilih untuk dipublikasikan. Memang kesepuluh penulis muda ini masih boleh dibilang newbie, tapi karya merekalah yang dipilih oleh dua pembicara workshop yaitu Bapak Ang Tek Khun (Direktur Penerbit Gradien Mediatama) dan Bapak Brilliant Yotenega (Co-founder Nulisbuku.com), serta Jessie Monika selaku perwakilan dan penyelenggara workshop. Kisah selengkapnya tentang latar belakang terbitnya kumcer ini dapat dibaca pada bagian Prakata.

Sepuluh cerpen di dalam buku ini adalah sebagai berikut:

  1. Si Kelinci dan Si Singa, oleh Rina Pricelya Ibrahim

Kisah persahabatan antarsuku di tengah gejolak kerusuhan rasial yang terjadi pada Mei 1998.

“…saat melihat sekitarnya, teman-temannya, atau keluarganya, membenci suku yang berbeda dari mereka, akhirnya mereka belajar untuk membenci suku yang lain. Tapi, seperti mereka bisa belajar untuk membenci, mereka juga bisa belajar untuk saling memahami, kayak Zena dan Freya. Mereka juga harus sadar kalau perbedaan ada supaya kita sama-sama bisa maju, tidak untuk dipermasalahkan.”

  1. Galuh, oleh Monica Agnes

Sekilas seperti kisah Romeo dan Juliet, tapi yang pria adalah prajurit Majapahit, dan yang wanita adalah dayang putri Sunda, dan waktu itu terjadi Perang Bubat antara Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda.

  1. Blue Amy, oleh Yomaldia Alfa Prilly Telussa

Di pedalaman Halmahera, hidup suku Lingon yang orang-orangnya memiliki mata biru dan rambut pirang. Ini secuplik kisah tentang mereka.

  1. Izakod Bekai, Izakod Kai, oleh Mozes Adiguna Setiyono

Berlatar belakang sejarah pembebasan Irian Barat, cerpen ini menyebut seorang tokoh nasional Papua yang mungkin belum banyak dikenal, J.A. Damari.

  1. Mei, oleh Ivonne Muliawati Harsono

Juga mengambil tema Mei 1998, namun kali ini lebih memfokuskan pada trauma yang dialami korban—yang membekas bahkan bertahun-tahun setelah kejadian, dan bermil-mil jauhnya dari tempat peristiwa itu terjadi.

“Aku masih ingat betapa aku dulu menjunjung tinggi rasa nasionalisme. Segala perjuanganku untuk mendekatkan orang-orang keturunan dan pribumi, seperti aku dan Dimas dulu, seakan tidak ada artinya lagi. Di mana negaraku saat aku membutuhkannya? Di mana nasionalisme saat mereka merenggut Mama?

  1. Le Soldat, oleh Natalia Angel

10 November 1945. Warga Surabaya bersiap bertempur melawan penjajah Inggris, termasuk seorang pemuda Prancis bernama Abelard Durand.

  1. Terpendam, oleh Jossy Vania Christiani

Salah satu cerpen yang paling menguras emosi, yang berkisah tentang bagaimana rasanya menjadi warga Tionghoa dan sekaligus keturunan orang yang dituduh pernah terlibat PKI, di zaman modern ini.

  1. Senja di Batavia, oleh Irene Priscilla Wibowo

Melihat jauh ke belakang ke tahun 1740, cerpen ini menengok kehidupan orang Cina yang tinggal di perkampungan di pinggiran Batavia, dan hubungan mereka dengan lingkungan sekitar.

  1. Jalesveva di Antara Bintang-Bintang, oleh Yeremia Tulude Ambat

Kisah cinta muda-mudi berlatar belakang kota Surabaya, termasuk beberapa tempat yang terasa sangat familier bagi saya seperti Jalan Jakarta, Jalan Indrapura, hingga Monumen Jalesveva Jayamahe yang berdiri gagah di ujung utara kota Surabaya.

  1. Aku, Kamu, Kita, oleh Clarissa Monica

Cerpen penutup yang mengambil latar belakang kota Solo, dan, sekali lagi, Mei 1998. Kisahnya sederhana tapi memiliki makna yang dalam, tentang pentingnya “kita”, dan bagaimana upaya untuk terus-terusan mempertahankan “ke-aku-an” dapat menghancurkan “kita”, yaitu kepentingan bersama. Cerpen ini terasa relevan sekali dengan kondisi Indonesia sekarang ini…

“Nyali harus bergandengan dengan empati, kemauan untuk menghargai, dan untuk peduli kepada orang lain. Letak keberanian kita sesungguhnya adalah ketika si ‘aku’ itu berani menyingkirkan ke-aku-an, dan bersatu dengan ‘aku-aku’ yang lain menjadi ‘kita’. Dan itulah sumber kekuatan untuk melakukan perubahan bagi Indonesia…”

 


Secara keseluruhan saya menilai buku bercover merah terang ini bagus dan layak direkomendasikan. Cerpen favorit saya? Cerpen no. 5 dan no. 10. Memang ada beberapa penulis yang saya rasakan teknik menulisnya masih mentah, dan ada juga yang style-nya terlalu cheesy bagi selera saya, but still, it’s a good start. Usaha mereka untuk melakukan riset sebelum menulis juga patut diacungi jempol. Buku ini juga dilengkapi dengan profil singkat penulis di akhir masing-masing cerpen, dan ilustrasi yang semakin mempercantik buku.

Pada akhirnya, kumpulan cerpen ini membawa harapan.

Anak muda masih gemar menulis, dan mau berusaha melakukan riset dan membenahi tulisannya hingga matang.

Anak muda masih peduli dengan sejarah dan budaya Indonesia.

Anak muda menyimpan harapan bagi Indonesia yang bersatu, tidak terpecah belah; Indonesia yang kembali ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Dan satu tambahan harapan dari saya, agar langkah UK Petra mempublikasikan kumcer seperti ini diikuti oleh kampus-kampus lain.

Tertarik memiliki kumpulan cerpen “1 Negeri, 10 Kisah” ini? Hubungi CP Fano atau Jessie via SMS ke 081232273747 atau via e-mail ke careercenter@petra.ac.id. Harga Rp 57.000,-


Detail buku:

Kumpulan Cerpen “1 Negeri, 10 Kisah”, oleh Petra Career Center

141 halaman, diterbitkan tahun 2016 secara mandiri melalui Nulisbuku.com

Rating: ♥ ♥ ♥

Wishful Wednesday (32)

wishful-wednesday1

Hai hai hai, selamat tanggal 1 Maret!

Sebenarnya postingan ini mau diikutkan di Wishful Wednesday edisi giveaway minggu lalu (5th anniversary of WW! Whoaaaa) tapi akhirnya karena kesibukan saya lupa post. Daripada mubazir minggu ini sajalah postnya.

indonesia-etc

Sinopsis dari Goodreads:

In 1945, Indonesia’s declaration of independence promised: ‘the details of the transfer of power etc. will be worked out as soon as possible.’ Still working on the ‘etc.’ seven decades later, the world’s fourth most populous nation is now enthusiastically democratic and riotously diverse – rich and enchanting but riddled with ineptitude and corruption. Elizabeth Pisani, who first worked in Indonesia 25 years ago as a foreign correspondent, set out in 2011, travelling over 13,000 miles, to rediscover its enduring attraction, and to find the links which bind together this disparate nation. Fearless and funny, and sharply perceptive, she has drawn a compelling, entertaining and deeply informed portrait of a captivating nation.

Saya sebenarnya sudah tahu cukup lama tentang buku Indonesia etc. ini dan situsnya, tapi dulu saya taunya buku ini hanya tersedia dalam format e-book. Saya nggak begitu suka baca ebook, apalagi untuk kategori buku “serius” dan/atau banyak gambarnya. Nah, saat kebetulan mampir di C2O Library Surabaya tanggal 15 Februari lalu (pas libur pilkada), saya baru tahu kalo ternyata buku ini juga tersedia dalam format paperback. Karena penasaran, duduklah saya dan mulai membaca. Eh, tahu-tahu saya udah sampai halaman 20 aja. Buat saya, buku seperti ini kok kurang afdol kalau hanya dibaca dengan modal pinjam, apalagi saya bacanya bisa lamaaaaaaa banget. Makanya dimasukkan ke wishlist aja lah, walaupun belum tahu kapan mau dibeli, lagi membatasi banget beli buku sebenarnya. Ya dengan posting di WW mungkin ada yang mau berbaik hati beliin kasih hadiah buku ini. (Pssst, buku ini lebih murah di TBD daripada Periplus.) #KodeSekodeKodeNya

Selain edisi US dan UK, buku ini juga sudah terbit dalam versi Italia, Indonesia (tapi tetap berbahasa Inggris), Jerman, Polandia, dan Taiwan! Wow!