Modern Romance – Aziz Ansari

IMG_20191015_182337

Sebuah penyelidikan serius tentang percintaan zaman modern oleh komika Aziz Ansari, bersama dengan profesor sosiologi NYU Eric Klinenberg. Serius, tapi ditulis dengan humoris.

Pendamping Hidup vs Belahan Jiwa

Generasi yang lebih tua cenderung menikah dengan orang dari neighbourhood mereka sendiri (this may and may not work). Perubahan terjadi mulai tahun 1960-1970an di mana ada desakan untuk kesetaraan bagi perempuan. Alih-alih “hanya” menikah dengan pendamping hidup, mereka menginginkan pernikahan dengan belahan jiwa. Di zaman sekarang, di mana hidup kita banyak dihabiskan di depan layar, kita bisa mengencani siapa pun yang kita mau. Artinya ada jutaan pintu yang bisa kita buka sebelum menemukan satu pintu yang benar-benar cocok. Sementara generasi orang tua  menerima saja (mungkin) satu-satunya pintu yang terbuka bagi mereka.

Dengan demikian, apakah kemajuan teknologi dan media sosial yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan orang modern bisa semakin memudahkan orang menemukan pasangan yang tepat? Atau malah orang menjadi semakin kebingungan karena banyaknya pintu yang terbuka?

Penyelidikan Internasional tentang Cinta

Bab 5 adalah bab yang paling menarik bagi saya, di mana Aziz dan Eric menelusuri budaya kencan di Tokyo dan Buenos Aires. Dua kota ini bertolak belakang: di Tokyo minat seksual orang muda menurun, akibatnya tingkat pernikahan dan kelahiran pun menurun drastis. Dan ada “industri pengganti hubungan” seperti kafe pelukan. Sedangan Buenos Aires terkenal dengan budaya romantis secara agresif. Di sana, menggoda perempuan secara bebas sudah menjadi budaya yang mendarah daging. Di Buenos Aires, jika seorang perempuan berkata “tidak”, maka biasanya laki-laki yang menggodanya akan mengartikan itu sebagai pendahuluan untuk “ya”. Casual sex is everywhere.

Selingkuh dan Media Sosial

Dengan berbagai alat dan cara baru untuk menunjang percintaan dan kegiatan berkencan (dalam hal ini media sosial dan sexting), apakah membuat orang semakin mudah berselingkuh? Di Prancis, hanya 47% responden berpendapat bahwa hubungan gelap di luar pernikahan tidak bisa diterima secara moral. Bandingkan dengan 84% di Amerika Serikat, dan 93% di Indonesia.


Buku ini ditutup dengan apa yang saya anggap sebagai a hopeful conclusion bagi mereka yang ingin menemukan belahan jiwa. Banyak hal menarik yang saya temukan dalam buku ini, tapi karena bukunya ditulis dari sudut pandang seorang Amerika maka banyak hal dalam buku ini tidak sesuai / tidak applicable bagi orang Indonesia yang mempunyai pandangan tradisional terhadap percintaan. Namun, buku ini ditulis dengan gaya yang kocak jadi cukup menyenangkan membacanya.


Detail buku:

Modern Romance oleh Aziz Ansari

ISBN: 9786230004469

292 halaman, diterbitkan 2019 oleh Elex Media Komputindo (pertama kali diterbitkan tahun 2015)

My rating: ♥ ♥ ♥

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s