Wishful Wednesday (31)

wishful-wednesday1Okeeee saya tahu ini hari Kamis, tapi karena kemarin saya cuti dan nggak sempat buka laptop, maka ijinkan saya posting Wishful Wednesday hari ini ya.

Meme Wishful Wednesday ini ternyata udah masuk post yang ke-200, lho. Woah, congratulations! Siapa tau saya kecipratan hoki bisa dapet giveaway dalam rangka WW ke-200 ini, jadi berikut ini buku yang jadi wishlist saya:

cinta semanis racun

Foto: Penerbit Diva Press

Sinopsis (dari Goodreads.com):

Antologi ini memuat 99 cerpen terjemahan karya 99 pengarang terkemuka dari pelbagai penjuru dunia dan zaman, dari sastrawan klasik semacam Leo Tolstoy hingga pengarang masa kini berusia awal 40-an serupa Liliana Blum. Lebih dari dua per tiganya, tepatnya 74 di antara 99 cerpen, pernah dipublikasikan sebelumnya di 20 media cetak nasional dan daerah.

Dalam antologi ini, kita bisa membaca pula jejak pencapaian para pengarang terkemuka di berbagai belahan dunia dan zaman. Dari para empu Eropa seperti Anton Chekov, Fyodor Dostoyevsky, Emile Zola, James Joyce, dan Franz Kafka hingga para maestro Amerika Latin semacam Jorge Luis Borges, Jorge Cortazar, Carlos Fuentes, Isabel Allende, dan Roberto Bolano. Tak ketinggalan juga para kampiun Nobel Sastra serupa Gabriel Garcia Marquez, Octavio Paz, Nadine Gordimer, Gao Xingjian, dan Mo Yan. Suara-suara utama masa kini dalam pentas sastra dunia antara lain diwakili oleh Horacio Castellanos Moya (pengarang Honduras yang disebut-sebut World Literature Today layak meraih Nobel Sastra), Etgar Keret (penulis Israel yang menarik perhatian dunia), dan Haruki Murakami (novelis laris yang berkali-kali menjadi kandidat pemenang Nobel Sastra).

Aku segera menyelesaikan dinding itu. Kurapatkan batu terakhir pada tempatnya. Lalu aku merekatkannya dengan semen. Terakhir, aku menumpuk belulang menutupi dinding baru itu. Hingga setengah abad tak seorang pun mengusik mereka. Beristirahat dengan damai! –Anggur Amontillado, Edgar Allan Poe

632 halaman, hardcover. Dikuratori dan diterjemahkan oleh salah seorang penerjemah favorit saya. Banyak nama pengarang di dalamnya yang termasuk pengarang klasik. Jadi, nampaknya memang ini buku yang wajib saya koleksi, walaupun kemungkinan besar bakal ditimbun dulu enggak langsung dibaca sampai habis. Harga aslinya Rp 155.000, tapi jika preorder sampai dengan tanggal 18 Agustus 2016 (informasi preorder di link ini) bisa membeli buku ini dengan harga Rp 124.000 (masih diatas harga maksimal hadiah WW yak, nanti selisihnya aku ganti deh :D).

Semoga saya beruntung! 🙂

N.B.: kamu juga bisa ikutan Giveaway dalam rangka WW ke-200 ini, sampai dengan hari Senin, 25 Juli 2016. Cek informasi lengkapnya di sini.

Wishful Wednesday (30)

wishful-wednesday1

Wishful Wednesday ini… semacam alat untuk menebus dosa kalo lama gak posting, hehehe. Beberapa hari lalu saya share meme ini di Facebook:

hardbacks meme

Betapa bahagianya kalau punya koleksi hardbacks (baca: edisi cakep) seperti yang sudah saya sebutkan di post Facebook di atas. Tapi realitanya selain harga buku-bukunya super mahal, saat ini space kosong di rak buku saya juga sangat sangat terbatas. 😀

Tapi, one day, saya pengen banget punya ke-26 buku ini:

penguin drop caps full set

Source: http://www.letstakeashelfie.ca/2015/04/penguin-drop-cap-adventure.html

Buat yang belum tahu, seri ini namanya Penguin Drop Caps. Cover masing-masing buku adalah abjad dari surname pengarangnya dan didesain oleh Jessica Hische. Ke-26 buku yang termasuk dalam seri Penguin Drop Caps bisa dilihat di link ini.

Dari ke-26 buku ini, salah satu yang paling saya pengenin adalah buku dengan abjad terakhir yaitu The Shadow of the Wind karya Carlos Ruiz Zafon. Sebenarnya saya sudah pernah membaca buku ini (pinjem Mbak Astrid sang host WW, in fact) dan reviewnya bisa dibaca di sini. Tapi pengen punya bukunya untuk koleksi, hihihi. Coba liat desain covernya deh maka kamu akan langsung tahu mengapa saya pengen buku ini.

Cakep kan? Nah, kebetulan saya nitip beberapa buku Zafon ke sesama BBI-er yang pergi ke bursa buku Big Bad Wolf, dan The Shadow of the Wind nggak ada, tapi dua sekuelnya yaitu The Angel’s Game dan The Prisoner of Heaven ada. Apakah ini artinya saya akan berjodoh sama The Shadow of the Wind edisi Penguin Drop Caps? I certainly hope so! 😀

Wishful Wednesday (29)

wishful-wednesday1

Walau nggak menang di WW edisi giveaway minggu lalu, saya masih semangat ikut WW, mumpung lagi mood ada buku yang lagi dimupengin berat *bahasa apalagi ini* dan sebentar lagi saya ngerayain ultah, siapa tau ada yang mau kasih kado, hihihi…

Buat yang belum tau, saya penggemar berat Jane Eyre. Baru tahun lalu saya memutuskan mengoleksi edisi-edisi Jane Eyre yang collectible, dan sampai saat ini sudah 10 edisi Jane Eyre yang saya miliki. Masih butiran bedak talek, jangan bandingkan dengan koleksi Little Women Mbak Truly yang fenomenal itu.

Makanya waktu tahu buku ini akan terbit, nggak pake ba-bi-bu saya langsung masukin ke wishlist.

reader i married him

Sinopsis dari Goodreads:

This collection of original stories by today’s finest women writers—including Tracy Chevalier, Francine Prose, Elizabeth McCracken, Tessa Hadley, Audrey Niffenegger, and more—takes inspiration from the opening line in Charlotte Brontë’s most beloved novel, Jane Eyre.

A fixture in the literary canon, Charlotte Brontë is revered by readers all over the world. Her novels featuring unforgettable, strong heroines still resonate with millions today. And who could forget one of literature’s best-known lines: “Reader, I married him” from her classic novel Jane Eyre?

Part of a remarkable family that produced three acclaimed female writers at a time in 19th-century Britain when few women wrote, and fewer were published, Brontë has become a great source of inspiration to writers, especially women, ever since. Now in Reader, I Married Him, twenty of today’s most celebrated women authors have spun original stories, using the opening line from Jane Eyre as a springboard for their own flights of imagination.

Reader, I Married Him will feature stories by:

Tracy Chevalier
Tessa Hadley
Sarah Hall
Helen Dunmore
Kirsty Gunn
Joanna Briscoe
Jane Gardam
Emma Donoghue
Susan Hill
Francine Prose
Elif Shafak
Evie Wyld
Patricia Park
Salley Vickers
Nadifa Mohamed
Esther Freud
Linda Grant
Lionel Shriver
Audrey Niffenegger
Namwali Serpell
Elizabeth McCracken

Unique, inventive, and poignant, the stories in Reader, I Married Him pay homage to the literary genius of Charlotte Brontë, and demonstrate once again that her extraordinary vision continues to inspire readers and writers.

Pendeknya, buku ini adalah kumpulan cerpen yang terinspirasi dari Jane Eyre. Walaupun saya masih belum baca karya dari banyak penulis yang menjadi kontributor kumcer ini, paling nggak masih kenal dengan nama Tracy Chevalier lah. Semoga buku ini nggak mengecewakan :).

Wishful Wednesday (28)

wishful-wednesday1

Kalo saya posting Wishful Wednesday, meme yang dihost oleh blog Books to Share, artinya saya lagi mupeng berat sama buku tertentu. Ya memang sih semua yang posting WW juga pasti begitu, tapi berhubung saya bisa dibilang jarang posting WW maka buku-buku yang saya pilih untuk WW pun super spesial (dalam arti “lagi-pengen-banyak-buku-kayak-biasanya-tapi-pengen-buku-ini-pake-banget”).

Belum lama ini saya lagi doyan mengoleksi buku-buku berilustrasi. Dalam koleksi saya ada buku-buku berilustrasi hitam putih seperti Winnie-the-Pooh, Jane Eyre dan ketujuh buku The Chronicles of Narnia, dan ada juga yang full color seperti The Secret Garden, Dongeng Charles Dickens dan Harry Potter and the Philosopher’s Stone Illustrated Edition yang sedang kekinian itu.

Nah, buku yang saya pilih untuk WW kali ini berasal dari seorang ilustrator dan desainer yang tinggal di Bend, Oregon, bernama Katie Daisy. Saya pertama kali mengetahui tentang Katie melalui Instagram, dan akun Instagramnya memang layak follow karena artwork-nya cantik-cantik banget. Baru-baru ini ternyata Katie Daisy meluncurkan buku dengan judul How to Be a Wildflower: A Field Guide.

how to be a wildflower

Berikut blurb-nya dari Amazon:

A fresh perspective, an outdoor exploration, a new adventure about to begin—How to Be a Wildflower is the book to celebrate these and other wide-open occasions. Encouraging self-discovery through encounters with nature, beloved artist Katie Daisy brings her beautiful paintings and lettering to this collection of things to do and make, quotes, meditations, natural history, and more. A recipe for strawberry rhubarb pie, a prompt to hike by the light of the moon, a place to press flowers: every page inside the charming textured two-piece case invites readers to wander, gather, savor, and ponder the natural world around them. For every wild and free spirit—and those who aspire to be—this is a field guide to living life to the fullest.

Katie Daisy is an artist whose work captures the essence of living with nature. She resides in Bend, Oregon.

Jujur saja, saya nggak begitu peduli dengan konten bukunya, hahaha. Lihat aja nih beberapa contoh artwork dalam buku ini:

 wildflower1wildflower7wildflower6wildflower2wildflower3

Gambar-gambar dari Amazon dan website Katie Daisy. Selain di Amazon, buku ini juga bisa dibeli di BookDepository. Semoga saya bisa cepat memiliki buku cantik ini… ♥

Wishful Wednesday (27)

wishful-wednesday1

Oke, setelah SETAHUN LEBIH berlalu saya posting Wishful Wednesday lagi (Terakhir kalinya saya posting WW adalah tanggal 6 Agustus 2014). Iya, saking parahnya ngalamin blogger’s block sampai posting WW pun malas, padahal hostnya sering ngadain giveaway kan ya. Kali ini pun Mbak Astrid sang host WW ngadain Wishful Wednesday edisi Birthday Giveaway, dan saya yang sedang bokek tapi tetep semangat nimbun ini merasa terpanggil untuk ikutan. Siapa tahu Dewi Fortuna sedang berpihak pada saya kali ini 😉

Wishlist saya kali ini ada 2 buku dengan genre yang sama yaitu Fiksi Indonesia. Beberapa waktu yang lalu saya sempat curhat bahwa saya kurang banget membaca karya-karya sastra Indonesia, dan saya ingin sekali pelan-pelan memperbaiki kekurangan itu. Jadi, inilah kedua buku yang lagi saya pengenin banget:

cantik itu luka

Cantik itu Luka – Eka Kurniawan, bisa dibeli di sini.

tanah tabu cover baru

 Tanah Tabu – Anindita S. Thayf, bisa dibeli di sini.

Buku yang pertama, Cantik Itu Luka, masuk di wishlist saya untuk Secret Santa 2015, tapi ternyata Santa tidak memilih buku itu untuk dihadiahkan ke saya. Sudah beberapa saya dibikin penasaran sama buku yang sudah go international ini. Sedangkan buku yang kedua, Tanah Tabu, sebenarnya sudah pernah saya baca (pinjam) dan suka banget. Cover barunya yang eyecatching ini menggoda banget untuk dikoleksi 😉

Semoga Mbak Astrid menjadi Santa dadakan buat saya menjelang akhir tahun ini 😉

Wishful Wednesday (26)

Jarang-jarang nih saya kepengen baca buku memoar/autobiografi, kecuali kalau ada sebab khusus yang membuat saya kepengen baca buku tersebut. Untuk buku yang satu ini, saya tertarik baca karena sudah nonton filmnya terlebih dahulu (yang dibintangi antara lain oleh Colin Firth, Nicole Kidman, dan Jeremy Irvine), dan menurut saya filmnya BAGUS BANGET. (sengaja pake capslock)

The Railway Man, oleh Eric Lomax

railway man

Berikut sinopsisnya, diambil dari Goodreads:

During the second world war Eric Lomax was forced to work on the notorious Burma-Siam Railway and was tortured by the Japanese for making a crude radio.

Left emotionally scarred and unable to form normal relationships Lomax suffered for years until, with the help of his wife Patti and the Medical Foundation for the Care of Victims of Torture, he came to terms with what had happened and, fifty years after the terrible events, was able to meet one of his tormentors.

The Railway Man is an incredible story of innocence betrayed, and of survival and courage in the face of horror.

Winner of the Waterstones Esquire Award for Non-Fiction, the JR Ackerley Prize and the NCR Book Award.

Beberapa hal yang bikin saya tertarik sama buku ini:

  • Buku ini menceritakan pergulatan emosional mereka yang terlibat dalam perang jauh sesudah perang tersebut berakhir.
  • Pihak-pihak yang menjadi sorotan dalam buku ini: tentara Inggris dan tentara Jepang di negeri Burma-Siam. Ini salah satu sisi Perang Dunia II yang belum pernah saya sentuh.
  • Konon buku ini adalah salah satu bukti mujarabnya writing as a form of therapy.
  • Average rating buku ini di Goodreads 4.13.
  • Dalam filmnya, akting Colin Firth luar biasa bagus. Ternyata memang British actor yang satu ini bukan sekedar Mr. Darcy. He’s so much more than Darcy! Eh… lah kok jadi salah fokus ke Colin Firth sih. 😛

Ini trailer filmnya:

Jadi, buku di atas itu yang jadi inceran saya di Wishful Wednesday kali ini. Gimana dengan kamu?

***

Wishful Wednesday adalah blog hop yang dihost oleh blog Books to Share. Berikut ini ketentuannya:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Wishful Wednesday (25)

Rabu, saatnya Wishful Wednesday!

Karena kegiatan berangan-angan dan update wishlist nggak bisa distop meskipun kegiatan membaca dan mereview buku sedang (dan masih) terhambat, huahahaha. Langsung aja, ini dia buku yang menjadi inceran saya kali ini:

The 100 Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared (fiuhh panjang bener judulnya),

oleh Jonas Jonasson.

22400719 Sinopsis (dari situs Bentang Pustaka):

Allan Karlsson hanya punya waktu satu jam sebelum pesta ulang tahunnya yang keseratus dimulai. Wali Kota akan hadir. Pers akan meliput. Seluruh penghuni Rumah Lansia juga ikut merayakannya. Namun ternyata, justru yang berulangtahunlah yang tidak berniat datang ke pesta itu.

Melompat lewat jendela kamarnya, Allan memutuskan untuk kabur. Dimulailah sebuah perjalanan luar biasa yang penuh dengan kegilaan. Siapa sangka, petualangannya itu menjadi pintu yang akan mengungkap kehidupan Allan sebelumnya. Sebuah kehidupan di mana—tanpa terduga—Allan memainkan peran kunci di balik berbagai peristiwa penting pada abad kedua puluh. Membantu menciptakan bom atom, berteman dengan Presiden Amerika dan tiran Rusia, bahkan membuat pemimpin komunis Tiongkok berutang budi padanya! Siapa, sih, Allan sebenarnya?

Penasaran banget sama buku bergenre humor yang memenangkan banyak penghargaan ini, karena katanya plotnya mirip-mirip Forrest Gump, dan Indonesia juga menjadi salah satu setting cerita dalam buku ini. Sebenarnya sih saya lebih suka cover edisi bahasa Inggris kayak di bawah ini, tapi kok males ya baca edisi bahasa Inggrisnya? Hehehe. Semoga edisi terjemahannya nggak mengecewakan.

13486632

Ada buku yang lagi kamu incer minggu ini? Share di comments ya! 😉

***

Wishful Wednesday adalah blog hop yang dihost oleh blog Books to Share. Berikut ini ketentuannya:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Wishful Wednesday (24)

Hai…. Udah nyaris sebulan nggak ada posting baru di blog ini yah, maafkan 😦 Nah, daripada sepi terus, lebih baik ikutan Wishful Wednesday aja deh. Kebetulan juga terakhir kali saya ikutan WW udah bulan Februari yang lalu, hehehe.

Saya punya soft spot buat buku-buku klasik terjemahan terbitan Gramedia Pustaka Utama. Selain karena kualitas terjemahan yang jarang mengecewakan, buku-bukunya juga biasanya dibungkus dalam cover bernuansa klasik yang unik, apalagi ada stempel mawar merah yang menjadi ciri khas. Makanya, ketika GPU kembali menerbitkan buku-buku seri klasik (setelah sekian lama!) saya langsung tertarik, dan benar saja begitu lihat covernya saya pun kepincut.

Yang pertama adalah Peter Pan oleh J.M. Barrie, terbit bulan lalu, April 2014.

peter pan gpu

Sinopsis (diambil dari Goodreads):

Terbang, ayo kita terbang!

Dan Peter pun mengajak ketiga anak keluarga Darling––Wendy, John, dan Michael––ikut dengannya ke Neverland. Di sana mereka mengalami banyak petualangan seru bersama Peter, Tinker Bell, dan para Anak Hilang pengikut setia Peter. Mereka berhadapan dengan Kapten Hook dan gerombolan bajak lautnya, orang-orang Indian, putri duyung, dan si buaya yang di dalam perutnya ada jam yang selalu berbunyi tik-tik-tik. Di Neverland, semua begitu menyenangkan, waktu berlalu tanpa terasa, tapi pada akhirnya ingatan tentang rumah membuat anak-anak keluarga Darling ingin pulang. Sayangnya tidak semudah itu, sebab saat mereka sedang bersiap-siap, rombongan bajak laut mengacaukan semuanya.

Lalu yang kedua The Adventures of Pinocchio oleh Carlo Collodi, baru terbit Mei 2014 ini.

pinocchio gpu

Sinopsis (diambil dari Goodreads):

Di sebuah desa di Itali, Geppetto, seorang pengukir kayu yang sudah tua, mendapatkan potongan kayu yang tampaknya cocok dijadikan boneka tali. Tapi ketika dia mulai bekerja, terjadi keajaiban –– potongan kayu itu mulai berbicara. Setelah selesai dibentuk, si boneka tali ternyata bisa berjalan, berlari, dan makan seperti anak lelaki biasa. Oleh Geppetto, boneka tali itu dinamai Pinocchio.

Pinocchio nakal sekali, dan suka berbohong. Setiap kali dia berbohong, hidungnya bertambah panjang. Dia juga gampang termakan omongan manis, sehingga sering ditipu dan nyaris celaka. Ulahnya ini sangat menyusahkan ayahnya, namun setelah mengalami berbagai kemalangan, akhirnya Pinocchio belajar dari kesalahannya dan berusaha menjadi anak baik. Dan usahanya ini berbuah manis. Dia mendapat hadiah dari Peri cantik yang selama ini mengamatinya.

Lucu-lucu kan covernya? Dua buku ini lumayan jadi obat kangen kepada buku-buku seri klasik GPU berstempel mawar merah, walaupun jujur saja saya agak kecewa mengapa keduanya buku anak-anak (buku klasik untuk segmen dewasanya mana? Semoga bulan depan terbit deh ya. Amin.)

Dua buku itu yang menjadi WW saya minggu ini. Buku(-buku) apa saja yang menjadi Wishful Wednesday-mu?

 

***

Wishful Wednesday adalah blog hop yang dihost oleh blog Books to Share. Berikut ini ketentuannya:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Wishful Wednesday (23)

Happy 2nd Anniversary buat Wishful Wednesday! Yay, awet juga ya meme yang satu ini. Artinya, para pesertanya nggak pernah kehabisan ide buku-buku baru buat ditimbun, eh dibeli. Nah, karena saya juga belakangan ini jarang ikut WW (tepatnya ikut WW kalo ada giveawaynya, maapkeun), maka di WW edisi kali ini saya mau share 2 buku yang saya lagi mupeng banget pengen punya.

Saya menemukan buku yang pertama gara-gara review Harun Harahap buat buku ini. Judulnya lumayan panjang, The Terrible Thing That Happened to Barnaby Brocket, oleh John Boyne, pengarang yang nggak asing lagi karena sebelumnya ia menulis The Boy in Striped Pyjamas.

barnaby brocket

Berikut ini sinopsis bukunya (diambil dari Goodreads):

There’s nothing unusual about the Brockets. Normal, respectable and proud of it, they turn up their noses at anyone different. But from the moment Barnaby Brocket comes into the world, it’s clear he’s anything but ordinary. To his parents’ horror, Barnaby defies the laws of gravity – and floats.

Barnaby tries to keep both feet on the ground, but he just can’t do it. One fateful day, the Brockets decide enough is enough. They never asked for a weird, abnormal, floating child. Barnaby has to go . . .

Betrayed, frightened and alone, Barnaby floats into the path of a very special hot air balloon – and so begins a magical journey around the world, with a cast of extraordinary new friends.

Sounds interesting, isn’t it? Buku The Terrible Thing That Happened to Barnaby Brocket bisa dibeli di sini.

Lalu, buku yang kedua adalah House of Silk oleh Anthony Horowitz. Gara-garanya, ternyata saya nggak terlalu suka dengan lanjutan seri Sherlock Holmes karya Laurie R. King yang buku pertamanya berjudul The Beekeeper’s Apprentice. Nah, ternyata di review Beekeeper-nya, Mbak Astrid merekomendasikan buku House of Silk ini, akhirnya sukses bikin saya penasaran. Rating di Goodreads pun tinggi, dan beberapa teman di Goodreads pun memberi review yang bagus buat buku ini. Hebatnya lagi, buku ini diakui oleh ahli waris Sir Arthur Conan Doyle. Makin penasaran, deh…

house of silk

Ini sinopsisnya (diambil dari Goodreads):

Pertama kali dalam sejarah, setelah 125 tahun, ahli waris Sir Arthur Conan Doyle akhirnya mengakui satu-satunya novel seri baru Sherlock Holmes.
Maka, sekali lagi, petualangan dimulai …

London, 1890. Baker Street 221B.
Seorang penjual benda-benda seni, Edmund Carstairs mengunjungi Sherlock Holmes dan Dr. John Watson untuk meminta bantuan. Dia telah diancam oleh seorang buronan yang sepertinya sudah mulai mengikutinya sejak dia pulang dari Amerika. Beberapa hari berikutnya, rumahnya dirampok dan keluarganya menerima surat ancaman. Setelah perampokan itu, sebuah pembunuhan terjadi.
Holmes dan Watson pun akhirnya tanpa sengaja masuk ke dalam dunia bawah tanah Boston. Dan semakin jauh mereka kasusnya, mereka menemukan misteri Rumah Sutra yang menghubungkan pemerintah dengan criminal tingkat tinggi. Sebuah kasus yang mungkin berakibat pecahnya sosial London.

House of Silk (versi terjemahan) bisa dibeli di sini.

Yap, itu dia 2 buku yang lagi saya pengenin banget saat ini. Kamu juga bisa ikut giveaway dalam rangka ultah WW yang ke-2 ini lho. Simak syarat dan ketentuannya di sini.

***

Wishful Wednesday adalah blog hop yang dihost oleh blog Books to Share. Berikut ini ketentuannya:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Buying Monday #3, Februari 2014

buying_monday_3_1_

Hai, akhirnya kita ketemu lagi di Buying Monday! Di post BM kali ini saya mau merekap buku-buku hasil belanja, hasil menang giveaway dan buku-buku pinjaman selama bulan November 2013 sampai Januari 2014.

Yuk langsung aja ~

BM 5

Dua buku di atas ini hasil nitip ke Bzee. The Poisonwood Bible – Barbara Kingsolver second tapi masih mulus banget (!) harganya cuma IDR 50.000, dan Sejarah Aib – Jorge Luis Borges cuma IDR 10.000.

BM 6

Beli di obralan Toko Gunung Agung di mall sebelah, Black Beauty – Anna Sewell dan Snow Flower and the Secret Fan – Lisa See. Biasanya saya nggak terlalu suka sastra Asia, tapi cover buku ini berhasil mencuri perhatian saya. Dan kalo baca review-reviewnya di Goodreads kayaknya sih buku ini bagus. Let’s hope so. 🙂 Saya cuma ngeluarin duit sebesar IDR 35.000 untuk dua buku ini.

BM 1

Ternyata saya pun nggak luput dari obralan @vixxio, hahaha. Jadinya menjelang akhir tahun saya borong buku-buku diatas ini. Per buku harganya cuma IDR 10.000 – 15.000 aja.

  1. Kalender Kata-Kata Bijak – Leo Tolstoy
  2. Madame Bovary – Gustave Flaubert
  3. Mr. Quin yang Misterius – Agatha Christie
  4. Murder in Mesopotamia – Agatha Christie
  5. The Mystery of the Blue Train – Agatha Christie

BM 2

Nah, mari beralih ke buku-buku pinjaman. Kalo pepatah bilang sambil menyelam minum air, maka sambil borong buku di @vixxio saya juga pinjam tiga buku dari Mbak Fanda: Iliad dan Odyssey-nya Homer, dan The Beekeeper’s Apprentice – Laurie R. King yang baru separo jalan saya baca (padahal eventnya cuma selama bulan Januari, hiks.) The Enchanted Castle – E. Nesbit diperoleh dari swap dengan Mbak Fanda.

BM SS

Berikutnya adalah kado dari Secret Santa! Buku Generasi 90an – Marchella FP sudah saya tulis reviewnya di sini dan sekalian membongkar identitas Santa. 🙂

BM 4

Thank God, di pergantian tahun kemarin saya beruntung bisa menang di beberapa giveaway. Salah satunya GA internasional yang hadiahnya lumayan gede, yaitu buku-buku di The Bookdepository senilai <USD 25. Ini GA dengan nilai paling besar yang pernah saya menangkan, dan akhirnya saya manfaatkan buat minta dua buku di atas: War and Peace – Leo Tolstoy (satu lagi buku monster/buku sexy di antara timbunan) dan The Bible’s Greatest Stories – Paul Roche.

BM 7

Loh, bukannya di atas udah ada Black Beauty ya? Yah, karena saya sudah baca Black Beauty versi Orange Books yang covernya hitam dan merasa nggak sreg dengan terjemahannya, walaupun ceritanya bagi saya bagus banget, maka ketika menang di salah satu GA yang diadakan Ren dalam rangka What’s in A Name Reading Challenge 2013, maka saya minta buku ini, Black Beauty – Anna Sewell versi Gagas Media. Mari berharap terjemahannya bagus, kalo dari segi tampilan sih Beauty yang ini lebih cantik. 😉

BM nonfiksi

Yang terakhir, ada juga beberapa buku nonfiksi yang jadi pendatang baru di timbunan buku saya. Bible from A to Z – Carol Smith beli di Toko Buku Immanuel seharga IDR 44.000. Weird – Craig Groeschel hasil menang giveaway, buku ini direkomendasikan oleh salah seorang teman saya dan udah lama bikin penasaran, tapi gak kebeli-beli juga. Yang terakhir Bahasa Rusia Sehari-hari – Nanang S. Fadilah seharga IDR 60.000 (plus CD) baru saya beli kemarin, 3 Februari 2014, tapi tak apalah ya kalo saya masukkan juga. 🙂

Stats BM selama November 2013 – awal Februari 2014:

Dibeli : 11 buku

Hadiah & hasil menang giveaway : 5 buku

Hasil swap : 1 buku

Pinjam : 3 buku

Total semuanya : 20 buku 🙂

Mau ikutan Buying Monday juga? Yuk tengok cara mengikutinya di blog Aul DI SINI.