Hotter Potter: Wrap-Up & Winners Announcement

hotter potter logo-1

Sebelumnya, saya mohon maaf sebesar-besarnya karena posting pengumuman pemenang ini harus molor lama, dari semula yang saya janjikan awal bulan September ternyata baru bisa saya umumkan akhir September. Ini karena ada perubahan yang cukup signifikan dalam pekerjaan saya yang tuntutannya lebih dari biasanya, sehingga mau nggak mau saya harus fokus dan meluangkan lebih banyak waktu dan pikiran untuk pekerjaan saya itu.

Well, enough about me! Terima kasih buat teman-teman semua yang mau bersabar menunggu hingga event Hotter Potter ini resmi ditutup.  Dan jika saya bertanya kepada teman-teman kesan apa yang kamu rasakan ketika selesai membaca seri ini, here is my answer to that question:

“Harry, Harry, Harry.” *ngomong pake gaya Gilderoy Lockhart* Di paruh pertama tahun 2013 ini aku menelusuri kembali sepak terjangmu sebagai Anak Laki-laki yang Bertahan Hidup. Sebagai Yang Terpilih, orang yang ditandai oleh Lord Voldemort sebagai musuh bebuyutannya. Aku menyaksikanmu terkaget-kaget ketika Hagrid pertama kali menyampaikan padamu bahwa kau seorang penyihir, aku menyaksikanmu menaiki sapu untuk pertama kalinya dalam hidupmu, aku menyaksikanmu tumbuh menjadi seorang remaja laki-laki yang (maaf, kali ini aku harus sependapat dengan Snape) cenderung sok, dan aku sebal sekali ketika kau menyalahkan kedua sahabatmu yang selalu setia padamu dan ketika kau merasa bahwa kau lebih hebat daripada mereka. Namun aku juga ikut merasakan rasa frustrasimu, aku ikut merasakan pahit dan sedihnya melihat orang-orang yang kaukasihi lenyap satu persatu. Aku terharu ketika melihat seberapa jauh kau mau berkorban demi orang-orang yang kaucintai. Ya, cinta itulah yang menyelamatkan hidupmu, bukan hanya sekali namun berkali-kali. Cinta ibumu menyelamatkanmu dari kutukan maut Pangeran Kegelapan ketika kau masih seorang bayi berusia satu tahun. Tujuh belas tahun kemudian, cinta pula yang menyelamatkanmu ketika kau memilih untuk menerima kutukan maut itu. Aku tak bisa menyangkalnya, aku mengagumimu. Aku mengagumi Hermione dan Ron. Aku mengagumi Albus Dumbledore dan Severus Snape. Aku mengagumi banyak tokoh lainnya di dalam kisahmu. Dan terutama, aku mengagumi J.K. Rowling yang telah merajut kisahmu sedemikian rupa sehingga seluruh dunia, anak-anak hingga dewasa, tenggelam dalam dunia ajaib yang telah diciptakannya. Namun aku sungguh-sungguh berharap, bahwa mereka memahami, bahwa kisahmu bukan hanya tentang sihir dan berbagai macam keajaiban. Aku berharap, ketika mereka menutup lembaran terakhir kisahmu, “Segalanya baik-baik saja”, mereka tahu bahwa ada keajaiban yang lebih besar, yang melingkupi segala sesuatu, yang mampu merubah segala sesuatu, yang membuat yang takut menjadi berani, yang lemah menjadi kuat, yang suram menjadi cerah, dan perang menjadi kedamaian. Terima kasih, Harry Potter, dan terima kasih, J.K. Rowling, karena telah mengajarkan kami tentang keberanian, persahabatan, dan tentang cinta kasih. Aku sungguh-sungguh bersyukur karena aku hidup di masa di mana aku bisa membaca dan mencintai kisahmu.

Okeh, lumayan panjang juga. 😀 Sekarang, kita langsung aja masuk dalam pengumuman pemenang, ya. Seperti yang sudah saya umumkan sebelumnya, akan ada 2 (dua) orang pemenang dalam event Hotter Potter ini.

Winner of Hotter Potter Best Reviewer Award

Pemenang Hotter Potter Best Reviewer Award adalah satu orang yang berdasarkan penilaian subjektif saya, review-reviewnya menarik dan enak dibaca, juga memasukkan link reviewnya sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Poin plus bagi yang mereview buku terkait Harry Potter.

Setelah blogwalking ke semua review teman-teman peserta Hotter Potter, berikut ini adalah shortlist atau daftar kandidat pemenang Hotter Potter Best Reviewer Award, urut dari buku pertama sampai buku ketujuh.

Format: [Nama] (Nomor urut di dalam Linky)

Harry Potter and the Sorcerer’s Stone – Baca Review

  1. Fanda (1)
  2. Janelibrary (3)
  3. Astrid (7)
  4. Asdewi (11)
  5. Althesia (18)
  6. Bzee (19)
  7. Tika (20)
  8. Linda (22)
  9. FJ (24)
  10. Peni (36)
  11. Dessy (44)
  12. Tyas (46)

Harry Potter and the Chamber of Secrets Baca Review

  1. Ambu Dian (2)
  2. Astrid (9)
  3. Ika (12)
  4. Althesia (16)
  5. FJ (17)
  6. Janelibrary (27)
  7. Fanda (30)

Harry Potter and the Prisoner of Azkaban Baca Review

  1. Fanda (8)
  2. Oceannius (11)
  3. Maddy (12)
  4. Linda (14)
  5. Astrid (21)
  6. Asdewi (25)

Harry Potter and the Goblet of Fire Baca Review

  1. Linda (3)
  2. Ambu Dian (5)
  3. FJ (8)
  4. Ira (9)
  5. Asdewi (11)
  6. Astrid (14)
  7. Fanda (15)
  8. Oceannius (17)

Harry Potter and the Order of the Phoenix Baca Review

  1. FJ (9)
  2. Linda (16)
  3. Asdewi (17)
  4. Astrid (21)
  5. Bzee (23)

Harry Potter and the Half-Blood Prince Baca Review

  1. Fanda (1)
  2. Ambu Dian (5)
  3. Linda (8)
  4. FJ (9)

Harry Potter and the Deathly Hallows Baca Review

  1. Ambu Dian (1)
  2. Althesia (5)
  3. FJ (6)
  4. Linda (8)
  5. Shinta (9)
  6. Fanda (10)

Buku-buku non-HP

  1. Ambu Dian (Fantastic Beasts and Where to Find Them) – Maret
  2. Bzee (Tales of Beedle the Bard) – Mei
  3. Bzee (The Magical Worlds of Harry Potter) – Juli/Agustus

Dari shortlist diatas, inilah tiga besar Hotter Potter Best Reviewer Award:

Saya suka review-review Fanda yang selalu bisa menangkap moral cerita dari setiap buku Harry Potter, dan selalu bisa menuliskannya dengan indah.  Saya suka review-review FJ alias Jun yang unik, karena ia mengemasnya dalam bentuk “talkshow” yang menghadirkan Harry, Hermione, Ron, dan Draco. Dan yang terakhir, saya suka review-review Linda simply karena gaya nulisnya yang bisa bikin saya senyum-senyum sendiri, juga karena kejujuran Linda dalam menuliskan review-reviewnya.

Eh, saya harus pilih salah satu ya? Really??? Huks, pengennya sih kasih hadiah untuk ketiga-tiganya. Well, if I have to choose….

My choice goes to:

Fanda @ Fanda’s Bookshelf

N.B.: Nggak ada KKN disini yaaa… read her reviews and tell me that she doesn’t deserve it. I know. She does. She really does!  :p

Selamat buat Mbak Fanda!

Winner of Lucky HotPot

Dan… di bawah ini adalah pemenang hadiah Lucky HotPot yang merupakan hasil undian dari semua review yang sudah masuk untuk event Hotter Potter, dengan kriteria penilaian:

2 poin untuk setiap review yang disubmit tepat waktu ke dalam Linky

1 poin untuk setiap review yang disubmit terlambat ke dalam Linky

2 poin untuk setiap review buku terkait Harry Potter

2 poin untuk setiap Wrap-Up Post

Detail poin untuk masing-masing peserta bisa dilihat di Google Docs ini.

Dan dengan bantuan List Randomizer pun saya menemukan seorang pemenang, yaitu:

hotter potter random list-1

Dhyn Hanarun @ Too Early

Selamat juga buat Dhyn!

***

Dan akhirnya, saya harus benar-benar menutup seluruh rangkaian event Hotter Potter yang telah berlangsung dari tanggal 1 Januari hingga 25 Agustus 2013 kemarin. Ada rasa sedih karena semua keseruan di event Hotter Potter harus berakhir, tapi juga ada rasa lega bahwa akhirnya event ini selesai juga, hehehe. Sampai ketemu di event selanjutnya! *wink* 😉

Many thanks to:

77 participants of Hotter Potter, especially those who participated actively in writing reviews and monthly memes, from the beginning until the very end.

Those who submitted suggestions for monthly meme questions.

Sponsors for Hotter Potter monthly memes: Toko Kelontong Sihir (January), R. Maryana @ Ryana’s Locker (February), Astrid @ Books to Share (April), Ndari @ Book in the Bonnet (May), Alluna @ Loona Lovegood (June), and Maria @ My Fantasy Dreamland (July).

Followers, readers, and commenters of Surgabukuku. Thanks to you all!

Winner! Hotter Potter July meme

hotter potter logo-1

Favorite Moment in Movie

Ceritakan momen favorit kamu dari kedelapan film Harry Potter, mengapa kamu suka sama momen tersebut, sertakan gambar/video terkait. Boleh banget kalo kamu memilih momen yang aslinya tidak ada di buku.

 

Ini posting pengumuman pemenang Hotter Potter meme yang terakhir!!! Huhuhu. Sebanyak 12 orang sudah berpartisipasi dalam meme Hotter Potter yang terakhir. Adegan favorit yang dipilih macam-macam, mulai dari adegan dansa Harry dan Hermione di film Deathly Hallows Part I, adegan kenangan Snape, sampai adegan Fred dan George terlempar dari Goblet of Fire dengan rambut dan jenggot putih, dan adegan saat Narcissa Malfoy berbohong pada Voldemort di film terakhir.

Posting-posting meme bulan Juli bisa diakses di sini.

Nah, sepertinya untuk 2 bulan berturut-turut angka 3 jadi angka keberuntungan di event Hotter Potter meme. Jadi, yang dibawah inilah yang jadi pemenang Hotter Potter meme bulan Juli:

hpmeme2

Baca adegan favorit Ambu Dian di sini

Selamat! Ambu Dian berhak mendapatkan 1 buah VCD original Harry Potter and the Deathly Hallows Part I dan 1 buah VCD original Harry Potter and the Deathly Hallows Part II. Saya akan segera menghubungi kamu. Dengan demikian, selesailah sudah event monthly meme untuk Hotter Potter. Terima kasih buat semua yang sudah berpartisipasi, dan semua sponsor yang telah dengan sukarela menyediakan hadiah!

Cheers! 😉

Harry Potter and the Deathly Hallows – J.K. Rowling

HP7Tujuh. Kaum penyihir di dalam buku Harry Potter menganggapnya sebagai angka yang mengandung kekuatan magis. Beberapa orang di dunia nyata menganggapnya sebagai angka keberuntungan. Beberapa fans Harry Potter bahkan mengatakan bahwa ketujuh buku Harry Potter adalah tujuh Horcrux yang dibuat seorang J.K. Rowling untuk menyimpan bagian-bagian jiwanya, sehingga beliau bisa hidup selamanya.

Terlepas dari setuju atau tidak setujunya kamu mengenai beberapa pernyataan di atas, tujuh adalah angka yang dipilih J.K. Rowling untuk menuntaskan petualangan Anak Laki-laki Yang Bertahan Hidup. Tujuh adalah angka yang dipilih JKR untuk mengatakan: Final. Selesai.

Snitch dan pedang Gryffindor untuk Harry, Deluminator untuk Ron, dan buku Kisah-kisah Beedle Si Juru Cerita untuk Hermione. Itulah barang-barang yang diwariskan Dumbledore kepada mereka bertiga. Setelah kematian Dumbledore yang tak terduga di akhir tahun ajaran lalu, Harry memutuskan untuk tidak kembali ke Hogwarts, melainkan menjalankan misi yang dibebankan Dumbledore padanya; mencari dan membinasakan Horcrux. Namun sebelum Harry bisa melaksanakan misi itu, terlebih dahulu ia harus tinggal di Privet Drive sampai ulang tahunnya yang ketujuh belas, saat ia akil balig dan sudah tidak memiliki Jejak. Pemindahannya dari Privet Drive ke markas Orde Phoenix sangat berbahaya, dan biarpun sudah direncanakan sematang mungkin, pemindahan itu harus ditebus dengan harga sebelah kuping George dan nyawa Mad-Eye Moody. Mereka tak punya waktu lama untuk berkabung, karena pernikahan Bill Weasley dan Fleur Delacour akan dilaksanakan sebentar lagi. Semua orang juga berbahagia karena Lupin dan Tonks pun telah menikah. Namun semua penyihir yang menentang Voldemort berada dalam bahaya yang paling serius selama bertahun-tahun ini. Kementerian Sihir telah jatuh dalam kekuasaan Pelahap Maut, seperti juga Azkaban. Setelah penyerangan yang terjadi di pernikahan Bill-Fleur, Harry, Ron, dan Hermione berada dalam pelarian, bersembunyi dan membuat rencana-rencana untuk menemukan dan membinasakan Horcrux-Horcrux. Horcrux pertama yang mereka buru adalah liontin Slytherin, yang ternyata berada di tangan Dolores Umbridge. Mereka pun menyusup ke dalam Kementerian Sihir untuk mendapatkan liontin tersebut. Setelah misi pertama berhasil, mereka dilanda kemandekan karena mereka sama sekali tidak tahu dimana Horcrux selanjutnya berada, dan tidak mempunyai senjata untuk menghancurkannya. Selanjutnya melalui buku Kisah-kisah Beedle Si Juru Cerita yang diwariskan Dumbledore kepada Hermione, mereka berhasil mengorek tentang keberadaan Deathly Hallows, tiga benda penakluk kematian yaitu Tongkat Sihir Elder, Batu Kebangkitan, dan Jubah Gaib. Apakah jika ketiga benda tersebut benar-benar disatukan, siapapun yang memilikinya akan memiliki kekuatan tak terhingga? Apakah Dumbledore memaksudkan mereka untuk mencari ketiga Hallow untuk melawan Voldemort alih-alih membinasakan setiap Horcrux yang masih ada? Harry harus membuat keputusan. Dan merekapun melakukan banyak perjalanan luar biasa berbahaya untuk menuntaskan misi mereka, dengan Hogwarts sebagai tujuan final. Pertempuran yang terakhir, penentuan yang manakah yang akan menang, Baik atau Jahat. Yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan… kata ramalan. Dan inilah akhirnya.

Buku ini merupakan buku Harry Potter yang paling brilian, menegangkan, dan penuh kejutan. Sebuah akhir yang luar biasa. Saya mengalami beberapa déjà vu dalam buku ini:

“Itu lambangnya, aku langsung mengenalinya. Grindelvald mengukirnya di dinding di Durmstrang vaktu dia masih murid di sana. Beberapa idiot menyalinnya ke buku dan pakaian mereka, untuk membuat orang lain shock, membuat mereka lebih impresif—“ –> bukankah mengingatkan kepada lambang swastika milik Nazi?

Patung Sihir itu Sakti di Kementerian Sihir, yang disangga ribuan sosok manusia tak berbusana yang dipelintir dan dipres—melambangkan posisi Muggle di mata rezim sihir anti-Muggle. –> bukankah mengingatkan pada kesenjangan sosial yang memisahkan sebagian manusia sebagai warga kelas satu dan lainnya sebagai warga kelas dua? Mereka yang tidak dianggap karena tidak memiliki harta, atau berasal dari ras yang dipandang rendah?

Harta di lemari besi pasangan Lestrange di Gringotts yang berkelontangan menggandakan diri –> suatu warning bahwa yang ada di ujung keserakahan adalah maut? Memang Harry, Hermione, dan Ron masuk ke situ bukan untuk mencuri harta sebanyak-banyaknya, namun toh mereka ikut merasakan bentuk hukuman kepada orang yang serakah—ditenggelamkan oleh harta yang dicurinya.

Itu hanya beberapa simbol yang berhasil saya tangkap dari keseluruhan buku ini, sementara kutipan favorit saya jatuh pada:

“Dan apa pendapatmu, Royal, tentang para pendengar yang menjawab bahwa dalam keadaan berbahaya seperti ini, seharusnya ‘penyihir diutamakan’?”

“Menurutku hanya satu langkah lagi saja dari ‘penyihir diutamakan’ ke ‘darah-murni diutamakan’ dan kemudian ke ‘Pelahap Maut’,” jawab Kingsley. “Kita semua manusia, kan. Setiap nyawa manusia sama nilainya, dan sama-sama layak diselamatkan.”

Kingsley for President! Eh, Minister for Magic. Nilai-nilai humanitas seperti ini yang membuat saya mencintai seri Harry Potter. Bukan karena sihir, tapi karena cinta, kekuatan terbesar yang pernah ada, “yang tak pernah dipahami Voldemort,” kata Dumbledore.

Detail buku:

Harry Potter dan Relikui Kematian (judul asli: Harry Potter and the Deathly Hallows), oleh J.K. Rowling
Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Listiana Srisanti
1008 halaman, diterbitkan Januari 2008 oleh Gramedia Pustaka Utama (pertama kali diterbitkan tahun 2007)
My rating: ♥ ♥ ♥ ♥ ♥

10th review for  What’s in a Name Reading Challenge 2013 | 6th review for Read Big Challenge

Review ini diterbitkan tanggal 31 Juli 2013 dalam rangka memperingati hari ulang tahun J.K. Rowling, dan juga karakter ciptaan beliau, Harry Potter.

Happy birthday, Madam Rowling, and happy birthday, Harry!

***

hotter potter logo-1

Fiuh. Ini review terakhir saya untuk event Hotter Potter, dan tidak terasa event ini juga akan segera berakhir. Ada rasa sedih karena harus berpisah dengan Harry dan kawan-kawan, tapi juga lega karena setelah ini saya bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk membaca buku-buku lain yang sudah tertimbun sekian lama, hahaha. Nah, setelah melakukan pertimbangan, saya memutuskan untuk memperpanjang batas waktu posting review untuk event Hotter Potter. Silakan masukkan link postingmu seperti biasa pada Linky yang tersedia. Catatan: review-review buku Harry Potter sebelumnya yang belum dimasukkan dalam linky, boleh dimasukkan dalam Linky di bawah ini dengan catatan mendapat 1 point untuk penentuan pemenang Lucky HotPot. (Review-review yang disubmit tepat waktu ke Linky masing-masing mendapatkan 2 point).

(Click on the blue frog and then “add your link”.) Linky akan dibuka sampai hari Minggu, 25 Agustus 2013 pukul 23.59 WIB.

Saya juga mengajak semua peserta event Hotter Potter untuk membuat Wrap-Up Post yang berisi: link semua review dan meme yang kamu buat untuk event Hotter Potter, beserta kesan-kesan mengikuti event ini. Pelajaran apa yang kamu dapatkan dari Harry dan kawan-kawan? Jika kamu membaca ulang seri ini, apa yang akhirnya bisa kamu pahami? Apakah ada perasaan yang berbeda dengan pada saat kamu membacanya pertama kali?

Setiap Wrap-Up Post akan mendapatkan 2 poin tambahan untuk pengundian hadiah Lucky HotPot. Masukkan link Wrap-Up Postmu pada Linky di bawah ini. Deadlinenya sama, yaitu hari Minggu, 25 Agustus 2013 pukul 23.59 WIB.

N.B.: Pemenang Hotter Potter meme bulan Juli akan diumumkan sekitar minggu ketiga bulan Agustus, sementara pemenang Best Reviewer Award dan Lucky Hotpot akan diumumkan sekitar awal September.

Untuk saat ini, saya ingin menutup post ini dengan ucapan: terima kasih atas partisipasi teman-teman semua! Cheers!

Harry Potter and the Half-Blood Prince – J.K. Rowling

HP6Kali ini Lord Voldemort dengan terang-terangan menunjukkan bahwa dirinya telah kembali. Suasana yang penuh teror mencekam masyarakat sihir. Teror ini bahkan dirasakan oleh para Muggle juga, yang mana di dunia mereka terjadi berbagai malapetaka aneh. Para Muggle juga merasakan hawa keputusasaan yang disebarkan oleh para Dementor, walaupun tidak bisa melihatnya. Sementara itu, ketika Harry Potter kembali ke Hogwarts, terjadi perubahan signifikan dalam jajaran staf sekolah sihir tersebut. Severus Snape akhirnya mendapatkan jabatan yang selama ini diidamkannya, menjadi guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam, sementara posisinya sebagai guru Ramuan digantikan oleh Horace Slughorn, kawan lama Dumbledore yang gendut seperti beruang laut. Di tahun keenam ini, Harry Potter mendapatkan “pelajaran tambahan” yang luar biasa dari Dumbledore sendiri. Dumbledore mengajak Harry menyelidiki benda-benda terkutuk yang disebut Horcrux yang konon dibuat oleh penyihir jahat untuk menyimpan cabikan jiwanya. Ia curiga bahwa Voldemort telah memastikan bahwa dirinya tak bisa dibunuh dengan membuat Horcrux, bahkan mungkin lebih dari satu. Dan untuk menyelidiki Horcrux ini, Harry dibawa oleh Dumbledore menelusuri masa lalu Voldemort melalui Pensieve.

Ada lagi yang spesial di tahun keenam ini, bahwa selain Harry menjadi Kapten Quidditch, ia juga mendadak menjadi murid nomor satu dalam pelajaran Ramuan, berkat buku tua Pembuatan-Ramuan Tingkat Lanjut penuh coretan pemiliknya, yang memanggil dirinya dengan sebutan Pangeran Berdarah-Campuran. Harry sukses besar dalam pelajaran Ramuan berkat bantuan sang Pangeran, walaupun Hermione yang curiga sama sekali tidak mendukung bahwa Harry sangat terbantu oleh buku tua itu. Siapakah Pangeran Berdarah-Campuran itu tetap menjadi misteri besar bagi Harry, Ron, dan Hermione, sampai fakta bahwa Draco Malfoy telah menjadi Pelahap Maut dan dibebani misi sangat penting oleh Voldemort sendiri membentang di depan mata mereka. Penyelidikan dan pencarian akan Horcrux pun ternyata sangat membahayakan nyawa mereka yang cukup nekat untuk melakukannya… Murid-murid Hogwarts berada dalam bahaya… karena di dalam Hogwarts ada pengkhianat. Akhir dari segalanya sudah semakin dekat.

 ***

Seperti yang sudah saya sebutkan di review buku Harry Potter sebelumnya, saya jauh lebih menikmati Half-Blood Prince ketimbang Order of the Phoenix. Di buku ini beban Harry boleh dikatakan sedikit berkurang. Memang ia dibebani tanggung jawab yang lebih besar dengan menjadi Kapten Quidditch, belum lagi pelajaran tambahan dari Dumbledore dan serangan detensi bertubi-tubi dari Snape, tapi setidaknya penderitaan akibat bekas luka kutukannya tidak seberat di buku kelima. JKR juga memperkenalkan karakter baru Horace Slughorn dalam buku ini, tipe orang yang suka membangun koneksi dengan orang-orang penting dan menikmati segala keuntungan yang bisa diperolehnya melalui orang-orang tersebut. Di tahun keenam ini Harry kembali merasakan jatuh cinta, sementara Ron dan Hermione harus mengalami hubungan pasang surut akibat satu cewek bernama Lavender Brown, dan, Ron sendiri. Beberapa adegan cinta-cintaan ini cukup menyegarkan bagi saya setelah dibuat stres dan pusing tujuh keliling oleh buku kelima. Dan memang, ending buku keenam ini cukup menyesakkan dan masih menyisakan misteri besar yang harus dipecahkan oleh Harry, Ron dan Hermione. Namun itu bagian cerita yang lain.

Memorable Quote:

Penting, kata Dumbledore, untuk melawan, dan melawan lagi, dan terus melawan, karena hanya dengan begitulah kejahatan bisa dijauhkan, meskipun tak pernah bisa dibasmi…

How true. Mungkin kita saat ini tidak sedang melawan sihir jahat, tapi bukankah kejahatan ada di mana saja dan kapan saja? Bukan hanya pembunuh dan perampok bersenjata yang saya maksudkan, tapi kemarahan, iri hati, dendam, nafsu duniawi, kebohongan, kesombongan; singkatnya segala kejahatan yang ada di dalam diri kita? Saya percaya itulah kejahatan yang pertama-tama harus kita lawan, yakni kejahatan yang ada dalam diri kita sendiri, sebelum kita melawan segala bentuk kejahatan yang lain.

Detail buku:

Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran (judul asli: Harry Potter and the Half-Blood Prince), oleh J.K. Rowling
Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Listiana Srisanti
816 halaman, diterbitkan Januari 2006 oleh Gramedia Pustaka Utama (pertama kali diterbitkan tahun 2005)
My rating: ♥ ♥ ♥ ♥ ♥

9th review for  What’s in a Name Reading Challenge 2013 | 5th review for Read Big Challenge

hotter potter logo-1

Winner! Hotter Potter June meme

hotter potter logo-1

 Tulislah surat kepada salah satu tokoh di buku Harry Potter!

Akhirnya, yang sudah lama ditunggu-tunggu! 🙂 Posting teman-teman di Hotter Potter June meme lalu bikin saya sulit memilih satu yang terfavorit, karena semuanya bagus-bagus, ada yang bikin senyum-senyum, ada yang bikin ketawa sampe guling-guling (tau kan yang mana :p) dan ada beberapa yang bikin terharu.

Ada yang menulis kepada Harry Potter, Draco Malfoy, Professor Dumbledore, Luna Lovegood, Snape sampai Lord Voldemort, ada juga yang menulis surat pake POV Ginny Weasley kepada Draco Malfoy, Petunia kepada Lily, Lily kepada Harry, dan Cho Chang kepada Harry (yang kemudian surat itu dibaca oleh Ginny). Wakakak, kreatif semua nih teman-teman. Sayangnya yang ikut meme bulan Juni kemarin tidak terlalu banyak. 😀

Posting-posting meme bulan Juni bisa diakses di sini.

Setelah berkonsultasi dengan Goblet of Fire (#IyainAjaDeh #IniIkut-ikutanSiapaLagi), maka saya memilih satu surat favorit yaitu…

Surat dari Lily Potter kepada anaknya, Harry Potter di hari pernikahan Harry, yang ditulis oleh MADDY PERTIWI.

Baca surat Maddy disini

Eiittt… saya nggak lupa dengan pemenang Hotter Potter June meme yang dipilih dengan bantuan Mister Random kok. Inilah dia…….

hotterpotter jun winner-2

Baca surat Fanda di sini

Selamat buat kedua pemenang! Maddy dan Fanda masing-masing berhak mendapatkan 1 (satu) buah buku pilihan sendiri max seharga Rp 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah), tidak termasuk ongkos kirim. Saya akan segera menghubungi kalian. Buat peserta Hotter Potter yang masih belum pernah menang Hotter Potter monthly meme, masih ada meme terakhir di bulan Juli ini. Kamu sudah bisa submit link untuk meme bulan Juli di sini.

Cheers! 😉

Hotter Potter July meme & Giveaway!

hotter potter logo-1

Haiiii!

Akhirnya kita sampai juga ke bulan terakhir event Hotter Potter. Saya sebagai host minta maaf kalau belakangan ini saya suka telat posting & belum blogwalking ke posting review teman-teman peserta Hotter Potter, karena justru 2 bulan ini saya sedang sibuk-sibuknya. Jadi mohon kesabarannya ya, teman-teman…

Terima kasih buat 11 peserta yang sudah berpartisipasi dalam meme bulan Juni dan untuk peserta yang sudah submit link review Harry Potter and the Half-Blood Prince. Pemenang meme bulan Juni akan diumumkan minggu depan. Ditunggu saja ya.

Nah, inilah pertanyaan meme Hotter Potter yang terakhir:

Favorite Moment in Movie

Ceritakan momen favorit kamu dari kedelapan film Harry Potter, mengapa kamu suka sama momen tersebut, sertakan gambar/video terkait. Boleh banget kalo kamu memilih momen yang aslinya tidak ada di buku.

Sponsor meme bulan ini, Maria dari blog My Fantasy Dreamland sudah menyediakan hadiah berupa 1 buah VCD original Harry Potter and the Deathly Hallows Part I dan 1 buah VCD original Harry Potter and the Deathly Hallows Part II untuk satu orang pemenang yang beruntung.

HPDH1&2

I can’t wait to read about your favorite Harry Potter movie moment! 😉

***

Masukkan link posting meme kamu di Linky di bawah ini. (Click on the blue frog and then “add your link”.) Linky dibuka sampai dengan tanggal 31 Juli 2013 pukul 23.59 WIB.

Linky untuk review Harry Potter and the Half-Blood Prince

hotter potter logo-1

Halo teman-teman peserta Hotter Potter,

Saya minta maaf sekali, karena berbagai kesibukan saya belum bisa memposting review Harry Potter & the Half-Blood Prince tepat waktu (seharusnya hari Senin kemarin, 24 Juni 2013). Tapi meskipun saya belum bisa mempublish reviewnya, di bawah ini saya sediakan linky bagi teman-teman yang sudah mempublish review Harry Potter & the Half-Blood Prince di blog masing-masing.

Catatan: review-review buku Harry Potter sebelumnya yang belum dimasukkan dalam linky, boleh dimasukkan dalam linky ini dengan catatan mendapat point 1/2 untuk penentuan pemenang Lucky HotPot.

(Click on the blue frog and then “add your link.”) Linky dibuka sampai dengan hari Jumat tanggal 5 Juli 2013 pukul 23.59 WIB.

Winner! Hotter Potter May meme

hotter potter logo-1

“Menurut kamu siapa karakter yang paling menyebalkan dalam seri Harry Potter? Alasannya?”

Bisa ditebak kalau mayoritas peserta meme bulan Mei memilih Dolores Umbridge sebagai tokoh yang paling menyebalkan menurut mereka. Beberapa yang lain memilih Gilderoy Lockhart, Sybil Trelawney, Cho Chang, Cornelius Fudge, sampai Sirius Black.

Posting-posting meme bulan Mei bisa diakses di sini.

Nah, langsung saja, inilah pemenang Hotter Potter meme bulan Mei pilihan Mister Random:

may meme winner1

Bzee @ Bacaan Bzee

Baca post meme bulan April Bzee di sini

Yay, selamat buat Bzee yang berhak mendapatkan buku Harry Potter & the Deathly Hallows hardcover edisi terjemahan!

DH

Buat peserta Hotter Potter yang belum beruntung, jangan kecewa dulu ya. Masih ada Hotter Potter monthly meme bulan Juni dan Juli. Kamu sudah bisa submit link untuk meme bulan Juni di sini. Hadiahnya buat 2 orang pemenang lho! So don’t miss it!

Hotter Potter June meme & Giveaway!

hotter potter logo-1

Halo, semua!

Nggak terasa ya event Hotter Potter hanya tinggal 2 bulan lagi. Are you having fun? Bagi saya, bulan Mei kemarin adalah bulan yang paling berat buat event Hotter Potter, karena buku Harry Potter and the Order of the Phoenix itu kan buku yang paling tebal dan paling bikin stres. Tapi bulan ini kita akan membaca Harry Potter and the Half-Blood Prince, yang jauh lebih menyenangkan ketimbang Order of the Phoenix! Woohoo.

Terima kasih buat 12 peserta yang sudah berpartisipasi dalam meme bulan Mei dan untuk peserta yang sudah submit link review Harry Potter and the Order of the Phoenix. Pemenang meme bulan Mei akan diumumkan pada hari Jumat, 7 Juni 2013.

Nah, sponsor meme bulan ini adalah Loona Lovegood yang baik hati banget. Luna nggak hanya akan ngasih hadiah buat satu, tapi dua (yak, DUA!) orang peserta meme bulan Juni: satu pemenang yang posting meme-nya menjadi favorit saya dan satu pemenang hasil undian. Masing-masing akan mendapatkan 1 (satu) buah buku pilihan sendiri max seharga Rp 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah), tidak termasuk ongkos kirim. (Note: buku yang diminta harus yang mudah didapatkan di toko buku offline atau online, bukan terbitan lama atau sudah out of stock). Makasih buat Luna yang sudah bersedia menjadi sponsor!

Untuk meme bulan Juni ini saya tidak akan melempar pertanyaan, tapi tantangan. Seperti apa tantangannya? Yuk simak di bawah ini…

 Tulislah surat kepada salah satu tokoh di buku Harry Potter!

hpletter

  • Syarat tokoh yang boleh dipilih: Manusia, boleh penyihir maupun Muggle atau Squib. Segala makhluk yang bisa berbicara dan hantu tidak diperbolehkan.
  • Isi surat bebas. Mau curcol, ngerayu, protes, silakaaan. Mau bikin Howler juga boleh, bisa lewat Youtube atau Soundcloud.
  • Pengirim surat: kamu bisa berperan menjadi: (1) salah satu tokoh lain di dalam buku Harry Potter, (2) tokoh rekaan kamu sendiri, atau (3) diri kamu sendiri.
  • Subscribe blog Luna (http://ravenclawnote.blogspot.com/) selaku sponsor meme bulan ini via e-mail. Caranya, cari button “Follow by Email” sidebar kanan blog Luna, dan masukkan alamat e-mail kamu. Selanjutnya ikuti saja petunjuk dari Feed Burner.  Jangan lupa mengklik link aktivasi yang dikirim Feed Burner ke alamat e-mail kamu, kalau tidak maka alamat e-mail kamu nggak akan tercatat. Cantumkan di post kamu (di dalam post, bukan di komentar), dengan alamat e-mail apa kamu memfollow blog Luna. Persyaratan ini wajib dan akan dicek sebelum pemenang meme diumumkan.

Masukkan link posting meme kamu di Linky di bawah ini. (Click on the blue frog and then “add your link”.) Linky dibuka sampai dengan tanggal 30 Juni 2013 pukul 23.59 WIB.



Harry Potter and the Order of the Phoenix – J.K. Rowling

HP 5Kembalinya Lord Voldemort di akhir tahun ajaran lalu tidak memiliki arti bagi sebagian besar penyihir, karena mereka memilih untuk tidak memercayai berita tersebut. Tidak demikian dengan Harry Potter, kendatipun ia hidup di lingkungan Muggle selama libur musim panas, Harry tak henti-hentinya mengikuti berita Muggle—mencari kepingan berita sekecil apapun—yang mengindikasikan bahwa kembalinya Pangeran Kegelapan telah diberitakan secara luas. Dan bahkan sebelum menginjakkan kaki kembali di Hogwarts, Harry sudah dirundung berbagai masalah. Dua Dementor muncul di Little Whinging dan menyerang Harry dan Dudley. Harry terpaksa harus merapal mantra Patronus untuk menyelamatkan dirinya dan Dudley, dan sebagai konsekuensinya Harry melanggar Dekrit Pembatasan Masuk Akal bagi Penyihir di Bawah-Umur dan harus menghadiri sidang pelanggaran disiplin di Kementerian Sihir. Meskipun akhirnya dinyatakan bebas dari segala tuduhan, penderitaan Harry belum berakhir. Di sekolah ia menjadi bulan-bulanan karena Daily Prophet telah menulis berbagai artikel bahwa dirinya terganggu dan sinting. Belum lagi guru Pertahanan terhadap Ilmu Hitam baru, Profesor Umbridge, yang ternyata sengaja ditempatkan di Hogwarts agar Kementerian Sihir memiliki kekuasaan atas sekolah tersebut. Bagaimana murid-murid Hogwarts berharap untuk bisa lulus ujian OWL mereka, padahal Profesor Umbridge yang luar biasa menyebalkan itu hanya mengajarkan teori pertahanan sihir, tanpa praktek sama sekali. Dari sinilah Hermione mencetuskan ide untuk membentuk kelompok latihan pertahanan terhadap Ilmu Hitam dengan Harry sebagai instrukturnya. Kelompok ini mereka namakan Laskar Dumbledore, dan Harry secara pribadi berharap bahwa kelompok kecil ini juga bisa ikut berjuang melawan Voldemort dan para Pelahap Maut-nya, seperti Orde Phoenix. Sepanjang tahun bekas luka Harry juga terus menerus sakit dan ia bolak-balik melihat pintu hitam sederhana yang selalu tertutup dalam mimpi-mimpinya. Selain itu ia menyadari bahwa ada suatu hubungan aneh antara dirinya dan Voldemort, yang memungkinkan Harry untuk sesekali merasakan dan mengetahui suasana hati Voldemort berikut rencana-rencananya. Siapa yang akan menyangka bahwa semua ini akan menyebabkan Harry kehilangan seseorang yang amat ia sayangi…

***

Diawali dengan serangan Dementor dan diakhiri dengan kematian. Buku kelima Harry Potter, yang notabene merupakan buku paling tebal dari ketujuh seri Harry Potter (edisi terjemahan Indonesianya memiliki 1.200 halaman), bagi saya juga merupakan buku Harry Potter yang paling melelahkan dan bikin depresi. Bagaimana tidak, rasa frustrasi dan mimpi-mimpi Harry, berbagai masalah yang dialami Harry di sekolah (yang berkaitan dengan Umbridge dan Quidditch), sampai pada adegan di Departemen Misteri Kementerian Sihir membuat saya pusing tujuh keliling. Setelah semua yang dialaminya di buku kelima ini, saya justru heran kalau Harry tidak menjadi betul-betul gila. Yah, karena mau jadi apa Harry selanjutnya terserah Madam JKR, saya sebagai pembaca menelan saja isi buku ini tanpa protes, walaupun kurang suka dengan isinya.

Beberapa hal baru dan menarik di dalam buku ini antara lain “cinta monyet” antara Harry dan Cho Chang, teman baru Harry dkk si Luna Lovegood yang aneh, kuda-kuda bersayap bernama Thestral yang hanya bisa dilihat orang yang sudah pernah menyaksikan kematian, keputusan si kembar Fred dan George untuk menentukan sendiri masa depan mereka, pelajaran menutup pikiran atau Occlumency yang tidak sengaja membuat Harry menyaksikan sepenggal masa lalu Snape yang pahit (yang ternyata masih ada kaitannya dengan ayah dan ibu Harry), serta ujian OWL dan pilihan karier bagi murid-murid Hogwarts. Tempat-tempat baru yang diperkenalkan dalam buku ini antara lain rumah Sirius; Grimmauld Place nomor dua belas, Kementerian Sihir, dan Rumah Sakit St Mungo untuk Penyakit dan Luka-luka Sihir.

Kalau boleh jujur, saya sebal sekali dengan Harry di buku ini. Menurut saya mestinya Harry bisa lebih bersabar walaupun ia harus terkungkung di Privet Drive dan tidak menerima kabar dari siapapun. Dia nggak perlu ngamuk pada Ron dan Hermione seperti itu, kan? Dan bahkan ia merasa bahwa dirinya lebih dari Ron dan Hermione, karena ia sudah menghadapi lebih banyak bahaya daripada mereka berdua. Bagi saya, sikap seperti ini agak bikin jijik. Harry juga sebal karena merasa dicuekin oleh Dumbledore. Namun pada akhirnya, Harry belajar bahwa segala sesuatu yang Dumbledore rencanakan baginya tidak pernah membuatnya celaka, walaupun Harry tidak mengetahui seluruh rencana tersebut. Dan teman-temannya selalu setia di sampingnya, tak peduli apapun yang terjadi. Glad that you learned your lesson, Harry.

Setelah membaca buku ini, saya jadi merasa membutuhkan Pensieve… Untungnya, buku keenam lebih ringan dan enjoyable ketimbang buku kelima. So, goodbye, Order of the Phoenix! And hello, Half-Blood Prince!

Memorable Quotes:

“Tahu tidak,” kata Phineas Nigellus, bahkan lebih keras daripada Harry, “persis itulah sebabnya aku benci jadi guru! Celakanya, anak-anak muda yakin mereka benar sepenuhnya tentang segala hal. Kasihan deh kau, beo sombong. Tak pernahkah terpikir olehmu bahwa ada alasan bagus sekali kenapa Kepala Sekolah tidak membeberkan semua detail rencananya kepadamu? Tak pernahkah kau berhenti sejenak, selagi merasa diperlakukan tidak adil, untuk menyadari bahwa mematuhi perintah Dumbledore tak pernah membuatmu celaka? Tidak. Tidak, seperti anak muda lainnya, kau yakin hanya dirimu yang merasa dan berpikir, hanya dirimu yang mengenali bahaya, hanya dirimu satu-satunya yang cukup pintar untuk menyadari apa yang mungkin sedang direncanakan Pangeran Kegelapan…” – hal. 687-688

“Sesungguhnya, kegagalanmu untuk memahami bahwa ada banyak hal yang jauh lebih buruk daripada kematian, sejak dulu merupakan kelemahanmu yang terbesar…” – Dumbledore kepada Voldemort, hal. 1124

***

Detail buku:

Harry Potter dan Orde Phoenix (judul asli: Harry Potter and the Order of the Phoenix), oleh J.K. Rowling
Diterjemahkan ke bahasa Indonesia oleh Listiana Srisanti
1200 halaman, diterbitkan Januari 2004 oleh Gramedia Pustaka Utama (pertama kali diterbitkan tahun 2003)
My rating: ♥ ♥ ♥ ♥

8th review for  What’s in a Name Reading Challenge 2013 | 4th review for Read Big Challenge

hotter potter logo-1

Para peserta bisa memasukkan link reviewnya di Linky di bawah ini. Catatan: review-review buku Harry Potter sebelumnya yang belum dimasukkan dalam linky, boleh dimasukkan dalam linky ini dengan catatan mendapat point 1/2 untuk penentuan pemenang Lucky HotPot.

(Click on the blue frog and then “add your link.”) Linky dibuka sampai dengan hari Senin tanggal 3 Juni 2013 pukul 23.59 WIB.