Home » Genre » Classic » Scene on Three #1: The Yearling

Scene on Three #1: The Yearling

Scene on Three adalah meme yang dihost oleh Bzee yang mengajak kita menceritakan adegan favorit dalam sebuah buku. Di bawah ini adalah salah satu adegan favorit saya dari buku The Yearling karya Marjorie Kinnan Rawlings, agak panjang sih tapi mudah-mudahan semua yang membacanya bisa menikmati adegan ini seperti saya menikmatinya.

Note: […] berarti ada penggalan yang saya cut, supaya tidak kepanjangan 🙂

'Dance of the Whooping Cranes' by N.C. Wyeth Illustration for "The Yearling"

‘Dance of the Whooping Cranes’ by N.C. Wyeth Illustration for “The Yearling”, source

Bangau-bangau itu menari berkelompok, seakan sedang berdansa di Volusia. Dua bangau berdiri berjauhan, tegak dan putih, menciptakan musik aneh berupa separuh jeritan dan separuh nyanyian. Ritmenya tak beraturan, seperti tarian itu. Bangau-bangau lain membentuk lingkaran. Di tengah-tengah lingkaran itu, beberapa bangau bergerak melawan arah jarum jam. Para musisi mengumandangkan musik mereka. Para penari membentangkan sayap dan mengangkat kaki mereka, pertama kaki yang satu, lalu kaki yang lain. Mereka membenamkan kepala dalam-dalam ke dada putih mereka, mengangkatnya lagi, kemudian menunduk lagi. Mereka bergerak tanpa suara, setengah canggung, setengah anggun. Tarian itu sendu. Sayap-sayap mengepak, naik dan turun bagai tangan yang terentang. Lingkaran luar terus-menerus berputar. Kelompok bangau di lingkaran dalam bergerak pelan.
 
Tiba-tiba semua gerakan terhenti. Jody mengira tarian itu selesai, atau keberadaan mereka ketahuan. Lalu dua musisi tadi bergabung ke lingkaran. Dua bangau lain menggantikan tempat mereka. Tarian itu berhenti sejenak, lalu berlanjut lagi. Bayangan bangau-bangau itu terpantul jelas di air jernih kolam. Enam belas bayangan putih memantulkan gerakan mereka. Angin malam meniup rumput-rumput gergaji. Rumput-rumput itu menunduk dan bergetar. Air beriak-riak. Matahari yang terbenam memantulkan bayangan merah jambu di tubuh-tubuh putih itu. Burung-burung ajaib menari di rawa mistis. Rumput-rumput ikut berayun bersama mereka, dan air dangkal serta tanah bergetar di bawah mereka. Tanah ikut menari bersama bangau-bangau itu, juga matahari terbenam, angin, dan langit.
 
[…]
 
Di rumah, roti sedang dipanggang menunggu mereka, lemak panas digoreng di kuali besi. […] Keluarga itu makan tanpa suara.
Ma Baxter berkata, ”Ada apa dengan kalian berdua?”
Mereka tidak menjawab. Mereka tidak memikirkan apa yang mereka makan ataupun wanita itu. Mereka bahkan tidak sadar bahwa wanita itu berbicara pada mereka. Mereka telah menyaksikan sesuatu yang ajaib. Mereka masih terlena dalam pengaruh kuat mantra keindahannya.

***

The Yearling merupakan novel bergenre realistic fiction yang mampu menggambarkan alam liar Florida dengan sangat hidup dan indah. Adegan di atas adalah ketika Jody dan ayahnya, Penny Baxter, diam-diam menyaksikan tarian bangau di rawa. Selesai membaca adegan ini, saya terpana, sama seperti Jody dan Penny. Ada sesuatu yang sangat magis dalam menyaksikan tarian bangau di alam liar, melebihi adegan-adegan dalam buku fantasi sekalipun. Memang kita bisa menonton bangau menari melalui channel TV seperti Animal Planet dan sejenisnya atau YouTube, namun ”menyaksikan” adegan ini melalui lembaran kertas dan untaian kata-kata memberikan feeling yang berbeda, yang sangat unik dan spesial…

sceneonthree

So that was my first Scene on Three. Kalau kamu mau ikut juga, dibawah ini adalah cara mengikuti meme ini:

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).
Advertisements

14 thoughts on “Scene on Three #1: The Yearling

  1. Aahhhh….scene ini juga favoritku di The Yearling. Benar, aku juga merasakan sentuhan magis yang nyaris ilahi di tarian bangau itu. One of my favorite books of all time, and one book I will definitely reread one day. And your image is lovely too, love it! 🙂

  2. Aku juga belum baca 😄
    Iya, deskripsinya bagus, bisa dibayangkan banget gerakannya, suasananya, efeknya. Thanks udah ikutan 🙂

  3. ajang ini punya gagasan luar biasa… aku baru dengar yang seperti ini….

    tentang deskripsi ala realistis itu… sungguh menghipnotis ketika membacanyanya… Memang benar, deskripsinya mampu melambungkan kita lebih dekat dengan kejadian di buku itu sendiri. Luar biasa.. Pengalaman membaca yang luar biasa. ^_^

    • Buku-buku bagus memang memberi pengalaman membaca yang luar biasa, kadang-kadang hal yang biasa aja di kehidupan nyata bisa jadi luar biasa indah di tangan penulis-penulis jempolan.

  4. Pingback: 15 Day Book Blogging Challenge Day 11: My Best Blog Posts | Surgabukuku

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s