All I Want For Christmas Are These… (Wishlist Secret Santa 2014)

SecretSanta2014

Event Secret Santa merupakan event BBI yang paling saya tunggu-tunggu setiap tahunnya. Betapa tidak, seiring dengan kesibukan, saya semakin jarang (bahkan belakangan ini nggak pernah) ikut event posting bareng, dan juga berbagai kendala membuat saya belum bisa join event-event offline dimana BBI terlibat di dalamnya (bukannya nggak kepengen, lho… :( ).

Nah, melalui event Secret Santa ini, acara tukar kado akhir tahun jadi semakin seru karena Sang Santa harus memburu buku (atau buku-buku) yang jadi wishlist si Target atau X, bikin riddle, dan juga menebak siapa Secret Santanya. Inilah yang bikin saya nggak kapok ikutan event Secret Santa, bahkan setelah 3 tahun berturut-turut. My secret wish is; semoga kali ini saya dapat Target member BBI baru yang sama sekali belum saya kenal :D

Okeh, curhatnya cukup, sekarang saya mau kasih daftar buku yang paling dipengenin saat ini ya, Santa. FYI aja saya nggak mungkin bisa ngereview lebih dari 1 buku untuk event ini, tapi kalo Santa berbaik hati mau kasih saya 2 buku, saya juga nggak nolak sih, buakakakakaka :D

Here are all the books I want for Christmas (diurutkan dari yang paling dipengenin):

little women

Little Women (Gadis-gadis March) – Louisa May Alcott. Rp 52.700 di BukaBuku

maxhavelaar-53ed6b1c40fbf

Max Havelaar – Multatuli. Rp 50.150 di Mizan Store

barnaby brocket

The Terrible Thing That Happened to Barnaby Brocket – John Boyne. Rp 90.000 di Periplus

ben-hur

Ben-Hur: A Tale of The Christ – Lew Wallace. Rp 78.200 di BukaBuku

 Empat buku aja supaya Santa gak terlalu kesulitan memilih :) Make my wish come true ya, Santa!

Beyond Sherlock Holmes – Muthia Esfand

beyond sherlock holmesSaya harus mengakui bahwa yang menjadi ide disusunnya buku ini sangat menarik. Apakah para pengarang kisah detektif terkenal sehebat tokoh-tokoh fiksi yang mereka ciptakan dalam memecahkan suatu kasus misteri? Apakah mereka juga pernah terlibat langsung dalam suatu kejadian misterius sehingga dapat menuangkannya dengan begitu piawai di atas kertas?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang memenuhi benak penyusun buku Beyond Sherlock Holmes: Kisah Nyata Penulis Detektif Dunia Memecahkan Kasus Hukum sehingga buku ini bisa hadir di tangan pembaca. Ada tujuh kasus yang disorot dalam buku ini, masing-masing melibatkan nama-nama pengarang novel detektif terkenal dunia, antara lain:

 

Sir Arthur Conan Doyle dan Misteri Pembunuhan di Queens Terrace

Seorang perempuan kaya berusia senja ditemukan tewas di flatnya karena dipukul benda tumpul. Kasus ini membingungkan semua orang karena Miss Gilchrist tua dikenal sebagai kolektor perhiasan mewah, namun ketika peristiwa pembunuhan terjadi, benda yang hilang hanyalah sebuah bros permata kecil bersama beberapa dokumen penting. Apa yang menjadi motif pembunuhan ini? Dan siapa pelakunya? Sir Arthur Conan Doyle kemudian melibatkan diri dalam pemecahan kasus ini dengan berusaha membuktikan bahwa terdakwa yang ditangkap polisi atas kasus ini sebenarnya tidak bersalah.

Misteri 11 Hari Menghilangnya Agatha Christie

Bagi para penggemar Agatha Christie, kasus ini pastilah menjadi salah satu detail mengenai kehidupan Agatha Christie yang paling sensasional sekaligus misterius. Suatu pagi di musim dingin tahun 1926, mobil Mrs. Christie ditemukan di sekitar daerah Guildford, sebelah barat daya London, oleh seorang pemuda gipsi. Tidak ada tanda-tanda keberadaan sang pengemudi mobil. Peristiwa menghilangnya Queen of Crime ini menghebohkan seantero Inggris sampai 15.000 orang relawan ikut sibuk membantu aparat polisi mencari Mrs. Christie, demi imbalan 100 poundsterling. Peristiwa ini terjadi hanya beberapa bulan setelah Agatha Christie merilis salah satu novel terbaiknya, The Murder of Roger Ackroyd. Banyak pihak kemudian berasumsi bahwa peristiwa menghilang ini hanya akal-akalan promosi supaya novelnya semakin laris.

Sir Arthur Conan Doyle dan Skandal Great Wryley

Tahun 1906 boleh dibilang adalah tahun vakum bagi Conan Doyle. Saat itu beliau lebih sibuk mencoba menggali kasus George Edalji, seorang pengacara keturunan India yang dipenjarakan karena tuduhan membunuh dan memutilasi sejumlah hewan ternak pada tahun 1903. Berkat petisi yang ditandatangani sepuluh ribu orang, Edalji akhirnya hanya menjalani tiga tahun dari hukuman yang semestinya berlangsung tujuh tahun. Namun nama baiknya tidak dipulihkan dan ia tidak bisa meneruskan karir sebagai pengacara. Conan Doyle, yang percaya bahwa pria itu tidak bersalah, berusaha mengumpulkan fakta yang dapat membersihkan nama Edalji.

PD James vs. Dorothy L. Sayers: Pembunuhan Brutal di Anfield

Pembunuhan misterius pada kenyataannya dapat terjadi dimanapun, bahkan dalam rumah “bermartabat” yang ada di Anfield, Liverpool. Kasus pembunuhan brutal Julia Wallace di dalam rumahnya sendiri adalah salah satu kasus yang sampai saat ini tidak terpecahkan. Suami Julia, William Herbert Wallace, ditetapkan menjadi tersangka utama pembunuhan tersebut, namun ia akhirnya dibebaskan melalui banding. Dua orang pengarang novel misteri, Dorothy L. Sayers dan PD James,  menulis analisis versi masing-masing yang mencoba memecahkan kasus ini.

Patricia Cornwell dan DNA Sang Pencabik

Jack the Ripper adalah sosok pembunuh sadis yang sampai saat ini namanya masih membuat bulu roma meremang. Betapa tidak, setelah membunuh korbannya, pembunuh yang beroperasi di Distrik Whitechapel di London tahun 1800-an ini selalu mencabik lalu mengambil satu atau beberapa organ tubuh korbannya. Yang masih menjadi misteri, siapakah sesungguhnya Jack the Ripper? Banyak orang saling berlomba untuk menyelidiki jati diri Sang Pencabik. Salah satunya adalah pengarang novel kriminal Patricia Cornwell. Yang dilakukan Cornwell tidak tanggung-tanggung, ia membeli beberapa lukisan dengan obyek Jack the Ripper untuk melakukan tes DNA. Ia mencurigai bahwa sang pelukis, Walter Sickert, adalah Jack the Ripper.

Edgar Allan Poe dan Kasus Ganjil Mary Rogers

Yang ini adalah salah satu contoh kasus nyata yang kemudian “difiksikan”. Si cantik Mary Rogers yang tinggal di New York, pernah menghilang dua kali, yakni pada tanggal 4 Oktober 1838 dan 25 Juli 1841. Kalau pada peristiwa menghilang yang pertama kali Mary kembali tanpa cacat, pada peristiwa menghilang yang kedua ia baru ditemukan 3 hari kemudian, terapung di sebuah sungai dalam keadaan tak bernyawa. Publik langsung mencurigai bahwa Daniel Payne, tunangan Mary sebagai pelaku pembunuhan tersebut. Namun kecurigaan ini patah ketika Daniel ditemukan tewas bunuh diri beberapa bulan setelahnya. Kasus yang tidak pernah terpecahkan ini kemudian difiksikan oleh Edgar Allan Poe dengan judul The Mystery of Marie Rogêt, diterbitkan tiga seri dalam majalah Snowden’s Ladies’ Companion tahun 1842-1843.

Steve Hodel dan Kasus Horor Black Dahlia

Pembunuhan sadis dan wanita cantik adalah kombinasi yang bisa menggegerkan seluruh negeri. Kali ini yang menjadi korban adalah Elizabeth Short, seorang aktris cantik yang mayatnya ditemukan tanpa busana dan terpotong menjadi dua bagian. Konon julukan “Black Dahlia” berasal dari berita yang mengatakan bahwa pakaian terakhir yang dikenakan Elizabeth Short adalah rok mini ketat dan blus tipis. Bertahun-tahun kemudian, kasus ini diselidiki ulang oleh Steve Hodel, yang adalah putra dari George Hodel yang pernah menjadi tersangka pembunuh Black Dahlia.

***

Saya sebenarnya bukan penggemar berat novel detektif. Saya hanya pernah membaca satu kumpulan cerita Sherlock Holmes, dua judul novel Agatha Christie, dan beberapa novel detektif lain, misalnya karya Jeffery Deaver dan The Cuckoo’s Calling-nya Robert Galbraith alias. J.K. Rowling. Namun saya mengakui membaca novel detektif itu mengasyikkan, karena pembaca akan ikut deg-degan saat tokoh detektif jagoan dalam novel berusaha memecahkan sebuah kasus. Belum lagi jika sang pengarang dengan briliannya “menipu” mentah-mentah para pembaca dengan ending yang tak terduga. Nah, buku ini mengupas sisi lain dari para pengarang novel detektif terkenal tersebut, khususnya dalam keterlibatan mereka dalam kasus misterius yang benar-benar pernah terjadi. Membaca buku ini mengasyikkan karena kita diajak menelusuri kasus-kasus tersebut. Buku ini juga dilengkapi dengan salinan dokumen terkait misalnya surat-surat, arsip surat kabar, peta lokasi kejadian, foto korban, foto tersangka, foto TKP, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa area kosong yang disediakan bagi pembaca untuk menulis “temuan”. Hanya saja, ada beberapa kekurangan yang saya temukan dalam buku ini:

Halaman 53: “Jumat pagi, 3 Desember 1926, setelah naik ke lantai atas rumahnya untuk memberikan kecupan selamat tidur kepada putri tunggalnya, Rosalind, sekitar pukul 21.45 Agatha Christie terlihat memacu mobil Morris Cowley hijau meninggalkan rumahnya di Styles.” Sebentar, Jumat pagi?

Halaman 120, New York salah ketik menjadi “Ney York”.

Ada beberapa bagian yang membuat saya “salah fokus” alias kenikmatan membaca saya jadi sedikit terganggu:

Halaman 72-73: “Darah yang mengalir dalam diri Sharpuji sepenuhnya darah India-Parsi dan, yeah, nyaris seperti Hermione dalam Harry Potter, ada saja orang-orang yang menganggapnya berstatus ‘darah lumpur’.” Menurut saya penulis dapat menyampaikan maksudnya mengenai status keturunan campur Sharpuji Edalji tanpa harus menyebut-nyebut Hermione.

Halaman 122: “Bayangan Mary mungkin saja mengalami kecelakaan, mulai berkecamuk dalam kepala sang ibu. Itulah luar biasanya seorang ibu, apa-apa yang membuat buah hatinya menderita, dirasakannya dua kali lipat lebih dalam. Beri hormat pada seluruh ibu di muka bumi.Hmmm, dua kalimat yang saya garis bawahi itu kok rasanya tidak pada tempatnya, tidak cocok dengan isi buku ini secara keseluruhan.

Yang terakhir, halaman dedikasi yang letaknya di akhir buku (yang ini bukan kekurangan, sih, hanya aneh saja.)

Selain memperkaya pengetahuan pembaca, buku ini juga menyodorkan fakta bahwa ada banyak sekali kasus yang tak pernah terpecahkan sampai saat ini. Ternyata memang yang namanya misteri tak selalu bisa terjawab!


N.B.: Terima kasih buat Penerbit Visimedia dan bapak peri BBI Dion Yulianto buat kesempatan mereview buku ini. Sekedar informasi, buku ini adalah buku buntelan pertama yang saya terima sejak tahun 2012, dan post ini adalah post review pertama yang saya tulis sejak bulan Februari 2014. So, again, thanks. :)

Detail buku:

Beyond Sherlock Holmes: Kisah Nyata Penulis Detektif Dunia Memecahkan Kasus Hukum, oleh Muthia Esfand
158 halaman, diterbitkan 2014 oleh Penerbit Visimedia
My rating: ♥ ♥ ♥

Wishful Wednesday (26)

Jarang-jarang nih saya kepengen baca buku memoar/autobiografi, kecuali kalau ada sebab khusus yang membuat saya kepengen baca buku tersebut. Untuk buku yang satu ini, saya tertarik baca karena sudah nonton filmnya terlebih dahulu (yang dibintangi antara lain oleh Colin Firth, Nicole Kidman, dan Jeremy Irvine), dan menurut saya filmnya BAGUS BANGET. (sengaja pake capslock)

The Railway Man, oleh Eric Lomax

railway man

Berikut sinopsisnya, diambil dari Goodreads:

During the second world war Eric Lomax was forced to work on the notorious Burma-Siam Railway and was tortured by the Japanese for making a crude radio.

Left emotionally scarred and unable to form normal relationships Lomax suffered for years until, with the help of his wife Patti and the Medical Foundation for the Care of Victims of Torture, he came to terms with what had happened and, fifty years after the terrible events, was able to meet one of his tormentors.

The Railway Man is an incredible story of innocence betrayed, and of survival and courage in the face of horror.

Winner of the Waterstones Esquire Award for Non-Fiction, the JR Ackerley Prize and the NCR Book Award.

Beberapa hal yang bikin saya tertarik sama buku ini:

  • Buku ini menceritakan pergulatan emosional mereka yang terlibat dalam perang jauh sesudah perang tersebut berakhir.
  • Pihak-pihak yang menjadi sorotan dalam buku ini: tentara Inggris dan tentara Jepang di negeri Burma-Siam. Ini salah satu sisi Perang Dunia II yang belum pernah saya sentuh.
  • Konon buku ini adalah salah satu bukti mujarabnya writing as a form of therapy.
  • Average rating buku ini di Goodreads 4.13.
  • Dalam filmnya, akting Colin Firth luar biasa bagus. Ternyata memang British actor yang satu ini bukan sekedar Mr. Darcy. He’s so much more than Darcy! Eh… lah kok jadi salah fokus ke Colin Firth sih. :-P

Ini trailer filmnya:

Jadi, buku di atas itu yang jadi inceran saya di Wishful Wednesday kali ini. Gimana dengan kamu?

***

Wishful Wednesday adalah blog hop yang dihost oleh blog Books to Share. Berikut ini ketentuannya:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris (Lanjutan)

Sebelum membaca post ini, pastikan kamu sudah membaca Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris untuk Pemula.

Mau lebih jago lagi? Berikut ini tips-tips lanjutan untuk semakin meningkatkan kemampuan kamu dalam membaca buku berbahasa Inggris:

Ganti Kamus!

Daripada terus-terusan mengandalkan kamus Inggris-Indonesia, mulailah menggunakan kamus Inggris-Inggris. Manfaat utamanya adalah supaya kamu semakin terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam pola pikir kamu, dan dengan demikian bisa diaplikasikan dalam penggunaan bahasa Inggris mulai dari reading, writing, sampai dengan speaking.

Tips ini saya dapat dari almarhum Papi saya yang sangat suka dengan bahasa Inggris. Readers’ Dictionary seperti tampak pada foto di bawah ini juga adalah salah satu peninggalan beliau. Sesuai namanya, kamus ini ideal untuk digunakan oleh pembaca.

20140804_181407

Ingin tahu apa bedanya menggunakan kamus Inggris-Indonesia dengan kamus Inggris-Inggris? Saya akan mencoba menjelaskan lewat contoh berikut ini.

20140804_183904

Saya menggunakan 3 macam kamus seperti tampak pada foto di atas: A adalah kamus Inggris-Indonesia, B adalah kamus mini Inggris-Inggris dan C adalah kamus Inggris-Inggris edisi Readers’ Dictionary. Mari ambil kata “posterity” sebagai contoh.posterity

Kita bisa melihat bahwa pada kamus A definisi yang tersedia: anak-cucu dan keturunan. Definisi pada kamus B dan C jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya kurang lebih sama dengan kamus A, yang membedakan adalah jika kita belajar dengan menggunakan kamus B atau C, kata-kata future generations dan descendants otomatis nempel dalam otak kita, dan secara otomatis pula kita mengaitkannya dengan kata posterity. Dengan demikian selain belajar arti kata posterity, melalui kamus B atau C kita juga mendapat perbendaharaan kata baru.

Contoh lain adalah kata “rector” yang memiliki makna ganda:

rector

Dari definisi yang diberikan baik kamus A, B, maupun C, kita mendapatkan 2 arti berbeda dari kata rector. Namun jika diperhatikan, kamus C memberikan tambahan penjelasan bahwa istilah rector digunakan dalam gereja-gereja di Inggris. Penjelasan ini tidak tersedia di kamus A atau B.

Bandingkan Versi Terjemahan/Simplified dengan Unabridged

Kalau kamu sudah membaca buku-buku graded readers dengan bahasa yang disederhanakan (simplified), sekarang saatnya mencoba membaca buku berbahasa Inggris versi unabridged. Pilih yang tidak terlalu tebal (≤ 500 halaman). Manfaatnya, setelah kamu tahu garis besar cerita dari buku-buku graded readers, sekarang kamu bisa membandingkan dengan versi asli atau versi unabridged. Dengan demikian kamu bisa semakin memahami cerita yang ingin disampaikan pengarang buku tersebut.

Cara lainnya adalah dengan membaca buku terjemahan Indonesia terlebih dahulu, lalu membaca dan membandingkan dengan buku versi unabridgednya.

Perluas Range Membaca Kamu

Yaitu dengan membaca buku berbahasa Inggris sebanyak mungkin. Bagaimana cara mencari buku-buku yang sesuai dengan minat dan kemampuan kamu? Nih beberapa alternatif:

  • Book lists. Banyak sekali book lists yang bisa kamu akses di Goodreads, atau situs-situs seperti Book Riot, Flavorwire, Buzzfeed, Stylist dan sebagainya. Dari book lists tersebut kamu bisa mendapat banyak pilihan bacaan. Kalau kamu member Goodreads, kamu juga bisa memanfaatkan fitur Recommendations berdasarkan buku-buku yang ada di shelves kamu. Mau coba baca buku-buku dari daftar 1001 Books You Must Read Before You Die? Monggo aja.
  • Step out of your comfort zone. Mulai coba membaca buku dengan genre yang berbeda dengan yang biasa kamu baca. Jangan lupa coba baca buku-buku non fiksi juga, misalnya memoar atau biografi.
  • Cari daftar bacaan dengan menggunakan Lexile measure. Lexile measure adalah suatu informasi ukuran kemampuan membaca seseorang dalam bahasa Inggris. Untuk mengetahui nilai Lexile measure seseorang, terlebih dahulu ia harus mendapatkan nilai dari sebuah reading test, misalnya reading section pada TOEFL iBT. Setelah mengetahui score dari reading section tersebut, yang bersangkutan dapat mengkonversinya menjadi Lexile reader measure. Dari nilai Lexile reader measure inilah kamu dapat mencari daftar bacaan yang sesuai dengan kemampuan membaca kamu melalui database yang tersedia.

Misalnya, nilai reading section TOEFL iBT saya adalah 26. Dari nilai ini saya mendapatkan Lexile Measure 1435L dan Lexile Range: 1335L to 1485L. Buku-buku dalam database yang termasuk kategori ini antara lain:

  • The Hunchback of Notre-Dame – Victor Hugo
  • The Autobiography of Benjamin Franklin
  • Woman in Black – Susan Hill
  • The Scarlet Letter – Nathaniel Hawthorne

Untuk informasi lebih mendetail mengenai Lexile measure silakan dicek di link ini: https://lexile.com/about-lexile/lexile-overview/

Final advice: READ EVERYTHING!

Baca Reader’s Digest, majalah & koran berbahasa Inggris, artikel atau berita online, jurnal, everything written in English! Semakin banyak “jam terbang” kamu dalam membaca, semakin terasah kemampuan kamu dalam membaca teks berbahasa Inggris. Dan, percaya nggak percaya, kemampuan ini akan terbukti berguna di masa depan.

 


RESOURCES

Karena buku-buku impor pada umumnya mahal, maka berikut ini beberapa alternatif buat kamu untuk mendapatkan buku atau bacaan berbahasa Inggris.

  • Toko buku bekas yang menjual buku-buku impor
  • Perpustakaan – di sini juga ada majalah, koran dan jurnal dalam bahasa Inggris
  • Internet. Karena apa sih, yang nggak bisa kamu dapatkan di Internet?

Baiklah itu beberapa tips membaca buku berbahasa Inggris berdasarkan pengalaman pribadi saya. Selamat membaca dan semoga berguna! ;)

Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris untuk Pemula

Ide membuat post ini timbul dari komentar Rendria di salah satu foto yang saya unggah di Instagram. Begini bunyinya: “Mbak, kasih tips buat pembaca buku berbahasa Inggris pemula dong, supaya nyaman baca buku bahasa Inggris meskipun gak tau artinya kata yang dibaca (kadang suka ribet kalo bolak-balik buka kamus di ponsel).”

Membaca komentar tersebut saya jadi mikir, daripada menjawab langsung di IG kenapa saya nggak bikin blog post sekalian tentang tips membaca buku berbahasa Inggris? Memang sebenarnya saya punya beberapa tips yang selama ini belum pernah saya bagikan, so I think it’s time to share them, hehehe.

Jadi, berikut adalah beberapa tips yang berasal dari pengalaman pribadi saya sebagai pemula dalam membaca buku berbahasa Inggris. Tips-tips ini lebih applicable untuk bacaan fiksi. Here we go!

Mulailah dari yang Mudah

Namanya juga pemula, lebih baik belajar dari nol dan berusaha meningkatkan kemampuan ke level selanjutnya, daripada langsung mencoba baca buku yang sulit tapi akhirnya sama sekali nggak ngerti.

Ada 2 tipe bacaan yang bisa dicoba sebagai permulaan:

1. Buku-buku graded readers

Buku-buku ini biasanya adalah adaptasi novel klasik dengan bahasa yang disederhanakan (simplified), dan dibagi menjadi beberapa level menurut kemampuan berbahasa Inggris user. Di Indonesia setahu saya yang menerbitkan buku-buku graded readers adalah Penerbit Dian Rakyat.

Level-level yang tersedia:

Informasi diatas saya dapatkan dari website BukaBuku, tapi sayangnya buku-buku tersebut tidak tersedia stoknya alias out-of-print. Coba saja dicari di TB Gramedia, Togamas, Rumah Buku dsb, atau di toko buku online lainnya.

Ada juga free graded readers di sini: http://aj3000.com/wp/free-graded-readers/

Saya sendiri belajar membaca buku berbahasa Inggris lewat buku graded readers terbitan Dian Rakyat jadul, beberapa judulnya adalah Bram Stoker’s Dracula, Bleak House dan Our Mutual Friend-nya Charles Dickens. Foto di bawah ini adalah beberapa koleksi buku graded readers milik saya. Yang di deretan atas terbitan Dian Rakyat dan yang di deret bawah terbitan Collins English Library.

20140804_185018

 

2. Buku-buku Children’s Literature, Middle Grade, atau Teens & YA

Karena pada umumnya buku-buku untuk segmen usia muda ini lebih mudah daripada buku-buku yang menyasar pembaca dewasa. Nggak perlu gengsi membaca buku anak, lah. Buktinya banyak banget buku anak yang layak dibaca segala usia. Beberapa contoh populer: The Secret Garden, Charlotte’s Web, Matilda, To Kill a Mockingbird, seri Harry Potter, buku-buku karya Kate DiCamillo, dan lain-lain. Kalau nggak begitu suka dengan buku anak, coba buku-buku untuk Teens atau Young Adult (YA).

Perkaya Vocabulary (Kosa Kata)

Jangan malas buka kamus setiap kali ketemu kata-kata yang masih asing. Catat kata-kata dan idiom yang baru bagi kamu beserta arti katanya. Dengan cara demikian, selain membantu mengingat vocabulary baru, kamu juga tidak perlu buka kamus lagi setiap kali ketemu kata yang sama. Cukup buka buku catatan kamu. (Note: saya melakukan hal ini pertama kali pada saat duduk di bangku SMP . :) )

Pahami Secara Keseluruhan

Daripada mencoba menerjemahkan satu kalimat secara kata per kata (buang waktu dan tidak efektif), jauh lebih baik mencoba memahami satu kalimat atau satu paragraf secara keseluruhan. Garis bawahi kalimat yang belum kamu mengerti dan coba pahami artinya secara keseluruhan, dengan menggunakan kombinasi referensi mulai dari kamus, Google, Sparknotes, dll.

Kalau kamu stuck di satu kalimat, lebih baik meneruskan baca daripada terus mencoba memahami kalimat tersebut. Karena menurut saya, dalam membaca sebuah buku lebih penting memahami esensi buku tersebut secara keseluruhan, daripada memaksakan mengerti arti dari setiap kalimat yang ada dalam buku tersebut.

Gunakan E-reader dengan Built-In Dictionary

Ini adalah alternatif yang cocok buat yang malas bolak-balik antara baca buku fisik dan kamus. Di dalam perangkat e-reader biasanya sudah ada built-in dictionary (atau install aplikasi tambahan), sehingga kata yang belum kita mengerti bisa dengan mudah di-highlight, lalu langsung dicari artinya. Saya pribadi lebih suka metode tradisional dengan membaca buku fisik (plus pake kamus digital, kalo mentok baru pake kamus fisik) daripada e-reader, sih. :D

Buat Target Membaca Buku Bahasa Inggris Secara Berkala

Ini saya lakukan pada tahun 2012 dengan membuat Books in English Reading Challenge. Waktu itu saya menargetkan baca 1 buku berbahasa Inggris setiap bulannya, sehingga dalam setahun paling sedikit saya membaca 12 buku. Tahun berikutnya dan sampai sekarang RC ini dilanjutkan oleh Mbak Peni di blog Ketimbun Buku. Semoga tahun-tahun selanjutnya tetap ada yang melanjutkan, ya!

Gabung dalam Komunitas Buku/Book Club

Rame-rame lebih asyik daripada sendirian, demikian juga dalam membaca buku. Gabung di komunitas buku, boleh yang offline maupun online, yang cenderung “umum”, atau yang khusus membaca buku-buku berbahasa Inggris. Saya sendiri tergabung dalam komunitas-komunitas buku berikut :

Beberapa komunitas buku yang khusus membaca buku berbahasa Inggris misalnya Indonesians Who Love English Books di Goodreads, @BookClubID di Twitter, dan lain-lain. Cari aja deh… banyak banget kok! Tinggal pilih yang sesuai selera dan kebutuhan kamu. Keuntungan gabung di komunitas buku juga banyak: bisa dapet temen baru, baca bareng buku tertentu dan diskusi, bisa jual atau barter buku-buku koleksi pribadi, dan lain-lain…

***

Ingin tahu lebih banyak? Baca juga Tips Membaca Buku Berbahasa Inggris (Lanjutan)

Howdy? I’m Having Reviewer’s Block :(

Apa kabar? Sudah hampir 2 bulan sejak posting terakhir di blog ini, dan sekitar 5 bulan sejak posting review terakhir di blog ini :( Yap, posting review terakhir yang dipost di Surgabukuku adalah review Pulang – Leila S. Chudori, tanggal 27 Februari 2014.

Why do I keep having reviewer’s block? Have I been busy? Ya, boleh dibilang beberapa bulan kemarin saya banyak kesibukan, terutama bulan Maret sampai Juni. Memasuki bulan Juli, saya bisa bernafas sedikit lebih lega, akhirnya saya punya waktu untuk mulai mengejar ketinggalan membaca buku-buku di timbunan, namun reviewer’s block yang saya alami tetep nggak minggat-minggat juga.

Pada saat blog Surgabukuku lagi semi hiatus, malah direview oleh CHIC Magazine (lihat screenshot di bawah). Saya kaget sekaligus senang, dan mungkin ini salah satu penyebab kenapa views, followers, likers, dan komentar terus berdatangan buat blog ini, walaupun jelas-jelas blognya lagi jarang diupdate. Well, whatever it was, I’m still grateful. Thank you! :)

screenshot chicmagz

Klik untuk baca artikel lengkapnya

Harusnya setelah blog ini direview oleh media yang lumayan beken, semangat saya jadi terpompa untuk menulis review lagi. Semangat sih ada, teman-teman. Tapi setiap kali saya duduk di depan laptop dan berniat mulai menulis review, yang ada malah blank dan saya nggak tahu mau mulai nulis dari mana. Huks.

Mungkin karena mengejar ketinggalan baca, jadi saya cenderung ngebut baca (selesai baca buku A langsung baca buku B, lupa meluangkan waktu untuk mereview buku A), jadinya sekarang saya punya daftar buku yang sudah dibaca tapi belum direview (dan jumlahnya nggak sedikit). Oh well, mungkin memang seharusnya saya langsung menulis review segera setelah menamatkan baca buku tertentu.

Makasih ya udah mau baca curhat sekilas ini. Dan doakan supaya saya bisa secepatnya melewati reviewer’s block ini yaaa… :(

Wishful Wednesday (25)

Rabu, saatnya Wishful Wednesday!

Karena kegiatan berangan-angan dan update wishlist nggak bisa distop meskipun kegiatan membaca dan mereview buku sedang (dan masih) terhambat, huahahaha. Langsung aja, ini dia buku yang menjadi inceran saya kali ini:

The 100 Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared (fiuhh panjang bener judulnya),

oleh Jonas Jonasson.

22400719 Sinopsis (dari situs Bentang Pustaka):

Allan Karlsson hanya punya waktu satu jam sebelum pesta ulang tahunnya yang keseratus dimulai. Wali Kota akan hadir. Pers akan meliput. Seluruh penghuni Rumah Lansia juga ikut merayakannya. Namun ternyata, justru yang berulangtahunlah yang tidak berniat datang ke pesta itu.

Melompat lewat jendela kamarnya, Allan memutuskan untuk kabur. Dimulailah sebuah perjalanan luar biasa yang penuh dengan kegilaan. Siapa sangka, petualangannya itu menjadi pintu yang akan mengungkap kehidupan Allan sebelumnya. Sebuah kehidupan di mana—tanpa terduga—Allan memainkan peran kunci di balik berbagai peristiwa penting pada abad kedua puluh. Membantu menciptakan bom atom, berteman dengan Presiden Amerika dan tiran Rusia, bahkan membuat pemimpin komunis Tiongkok berutang budi padanya! Siapa, sih, Allan sebenarnya?

Penasaran banget sama buku bergenre humor yang memenangkan banyak penghargaan ini, karena katanya plotnya mirip-mirip Forrest Gump, dan Indonesia juga menjadi salah satu setting cerita dalam buku ini. Sebenarnya sih saya lebih suka cover edisi bahasa Inggris kayak di bawah ini, tapi kok males ya baca edisi bahasa Inggrisnya? Hehehe. Semoga edisi terjemahannya nggak mengecewakan.

13486632

Ada buku yang lagi kamu incer minggu ini? Share di comments ya! ;)

***

Wishful Wednesday adalah blog hop yang dihost oleh blog Books to Share. Berikut ini ketentuannya:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Wishful Wednesday (24)

Hai…. Udah nyaris sebulan nggak ada posting baru di blog ini yah, maafkan :( Nah, daripada sepi terus, lebih baik ikutan Wishful Wednesday aja deh. Kebetulan juga terakhir kali saya ikutan WW udah bulan Februari yang lalu, hehehe.

Saya punya soft spot buat buku-buku klasik terjemahan terbitan Gramedia Pustaka Utama. Selain karena kualitas terjemahan yang jarang mengecewakan, buku-bukunya juga biasanya dibungkus dalam cover bernuansa klasik yang unik, apalagi ada stempel mawar merah yang menjadi ciri khas. Makanya, ketika GPU kembali menerbitkan buku-buku seri klasik (setelah sekian lama!) saya langsung tertarik, dan benar saja begitu lihat covernya saya pun kepincut.

Yang pertama adalah Peter Pan oleh J.M. Barrie, terbit bulan lalu, April 2014.

peter pan gpu

Sinopsis (diambil dari Goodreads):

Terbang, ayo kita terbang!

Dan Peter pun mengajak ketiga anak keluarga Darling––Wendy, John, dan Michael––ikut dengannya ke Neverland. Di sana mereka mengalami banyak petualangan seru bersama Peter, Tinker Bell, dan para Anak Hilang pengikut setia Peter. Mereka berhadapan dengan Kapten Hook dan gerombolan bajak lautnya, orang-orang Indian, putri duyung, dan si buaya yang di dalam perutnya ada jam yang selalu berbunyi tik-tik-tik. Di Neverland, semua begitu menyenangkan, waktu berlalu tanpa terasa, tapi pada akhirnya ingatan tentang rumah membuat anak-anak keluarga Darling ingin pulang. Sayangnya tidak semudah itu, sebab saat mereka sedang bersiap-siap, rombongan bajak laut mengacaukan semuanya.

Lalu yang kedua The Adventures of Pinocchio oleh Carlo Collodi, baru terbit Mei 2014 ini.

pinocchio gpu

Sinopsis (diambil dari Goodreads):

Di sebuah desa di Itali, Geppetto, seorang pengukir kayu yang sudah tua, mendapatkan potongan kayu yang tampaknya cocok dijadikan boneka tali. Tapi ketika dia mulai bekerja, terjadi keajaiban –– potongan kayu itu mulai berbicara. Setelah selesai dibentuk, si boneka tali ternyata bisa berjalan, berlari, dan makan seperti anak lelaki biasa. Oleh Geppetto, boneka tali itu dinamai Pinocchio.

Pinocchio nakal sekali, dan suka berbohong. Setiap kali dia berbohong, hidungnya bertambah panjang. Dia juga gampang termakan omongan manis, sehingga sering ditipu dan nyaris celaka. Ulahnya ini sangat menyusahkan ayahnya, namun setelah mengalami berbagai kemalangan, akhirnya Pinocchio belajar dari kesalahannya dan berusaha menjadi anak baik. Dan usahanya ini berbuah manis. Dia mendapat hadiah dari Peri cantik yang selama ini mengamatinya.

Lucu-lucu kan covernya? Dua buku ini lumayan jadi obat kangen kepada buku-buku seri klasik GPU berstempel mawar merah, walaupun jujur saja saya agak kecewa mengapa keduanya buku anak-anak (buku klasik untuk segmen dewasanya mana? Semoga bulan depan terbit deh ya. Amin.)

Dua buku itu yang menjadi WW saya minggu ini. Buku(-buku) apa saja yang menjadi Wishful Wednesday-mu?

 

***

Wishful Wednesday adalah blog hop yang dihost oleh blog Books to Share. Berikut ini ketentuannya:

  1. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)
  2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
  3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
  4. Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)

Selamat Ulang Tahun ke-3, BBI! + Pengumuman Pemenang Giveaway Hop

bbi_ultah3

Selamat Ulang Tahun yang ke-3, BBI!

Sebagai sebuah komunitas, di umur yang ketiga ini BBI sudah banyak berkembang, baik dari jumlah membernya yang bertambah banyak, dan berbagai event baik online dan offline yang diikuti/diadakan. Melalui BBI, saya jadi punya banyak teman baru, jadi tahu banyak buku bagus yang direkomendasikan teman-teman, dan tentunya semangat untuk membaca dan blogging terus terpompa meski di tengah-tengah kesibukan.

Thank you, Bebi, for these awesome 3 years. Looking forward for our next adventures!

Dan, inilah yang pasti udah ditunggu oleh teman-teman semua. Yak, pemenang Giveaway Hop BBI 2014 di blog ini! Sebelum saya mengumumkan pemenangnya, berikut sekilas stats ya.

Jumlah entri yang masuk di Form Google Docs sejumlah 113 entri, dari jumlah ini ada 2 yang saya hapus karena double entries, dan 2 lagi dengan terpaksa harus saya diskualifikasi karena tidak memenuhi syarat utama untuk mengikuti giveaway, yaitu meninggalkan komentar di salah satu post REVIEW di blog ini.

Peserta giveaway meninggalkan komentar di lebih dari 45 post review, sementara review yang mendapat paling banyak komentar adalah review Pulang oleh Leila S. Chudori (18 komentar).

Nah, siapakah yang beruntung di Giveaway Hop BBI di blog Surgabukuku kali ini? Nih dia….

Mita Oktavia
komen di review Lust for Life, oleh Irving Stone

 

Selamat! Saya akan menghubungi kamu secara langsung via e-mail, dan wajib dibalas paling lambat hari Rabu, 16 April 2014 pukul 20.00 WIB, kalau tidak maka hadiah akan dialihkan ke pemenang cadangan yang sudah saya pilih.

Untuk semua yang sudah berpartisipasi dalam giveaway hop kali ini, yang sudah mau repot-repot browsing review di blog ini dan meninggalkan komentar, terima kasih banyak ya! Dan yang mau ikutan giveaway di Twitter yang sudah saya janjikan, silakan pantengin akun Twitter @melmarian sekitar akhir bulan April.

Ciao for now!

Giveaway Hop BBI 2014

BBIANNIV_gahop

Hey ho!

Kita kembali lagi di BBI Anniversary Giveaway Hop. Itu berarti, BBI akan berulang tahun yang ke-3 tepat pada tanggal 13 April 2014 nanti. Yay! Selain ngerayain ultah Bebi, keikutsertaan saya di giveaway hop kali ini juga dalam rangka ultah saya sendiri yang jatuh pada tanggal 3 bulan 3 kemarin. #salamtigajari #uhuk

Satu orang pemenang akan mendapatkan hadiah sebagai berikut:

Paket buku senilai max IDR 100.000 / USD 9, untuk maksimal 2 (dua) buku.

Pilihan buku bebas asal masih ready stock di toko buku online/offline. Untuk buku impor, hanya bisa memilih dari Open Trolley, Periplus.com, Book Depository atau Better World Books ya. Ongkos kirim ke alamat pemenang akan saya tanggung.

Nah, langsung saja ke persyaratan giveaway. Don’t worry, kali ini persyaratannya saya bikin super easy.

  1.  [WAJIB] Dari seluruh post review yang ada di blog Surgabukuku, pilih 1 (satu) review yang bukunya ingin sekali kamu baca. Tinggalkan komentar di post review buku tersebut (bukan di post ini), yang menjelaskan mengapa kamu ingin sekali baca buku tersebut. Komentar harus relevan dengan isi review dan buku yang bersangkutan, jadi bukan sekadar “bukunya keren” atau “ih, covernya lucu” dan semacamnya. Komentar yang terbaik menurut saya akan keluar sebagai pemenang. Tips: kamu bisa browse semua post review di blog Surgabukuku di Page Index Reviews atau Tag Book Reviews.
  2. [TIDAK WAJIB] Follow Twitter @melmarian. Saya berencana mengadakan surprise giveaway nanti kalau followers di Twitter sudah melewati 1000. Siapa tahu nanti kamu yang beruntung!
  3. [TIDAK WAJIB] Tinggalkan komentar di post ini. Isi komentar bebas, mau ngucapin selamat ulang tahun buat Bebi boleh, mau share lagi ngincer buku apa boleh, mau kasih saran/kritik/uneg-uneg tentang blog ini juga boleh.
  4. [WAJIB] Isi form Google Docs di bawah ini.

Persyaratan umum:

  1. Peserta giveaway berdomisili di Indonesia.
  2. Satu entri untuk satu peserta. Jadi semua orang memiliki kesempatan menang yang sama. Kalau mau komen di lebih dari 1 post tidak dilarang, tapi untuk giveaway ini hanya 1 komentar per orang yang dihitung ya. :)
  3. Giveaway dibuka mulai tanggal 14 Maret 2014 sampai tanggal 11 April 2014 pk. 23.59 WIB.
  4. Pemenang giveaway akan diumumkan di blog ini bertepatan dengan HUT BBI, tanggal 13 April 2014 pukul 09.00 WIB. Saya akan menghubungi pemenang secara pribadi melalui alamat e-mail, dan yang bersangkutan wajib membalas dalam waktu 3×24 jam, kalau tidak akan dipilih pemenang yang lain.

That’s it and good luck! Jangan lupa mampir ke blog-blog lain yang ikut BBI Anniversary Giveaway Hop ini juga ya!

Lihat blog-blog yang ikut BBI Anniversary Giveaway Hop DI SINI.