Home » Authors » Leo Tolstoy » Classic Author of August 2012: Leo Tolstoy

Classic Author of August 2012: Leo Tolstoy

If so many men, so many minds, certainly so many hearts, so many kinds of love.
– Leo Tolstoy

Beliau adalah, tak diragukan lagi, salah satu penulis besar asal Rusia yang paling diingat dunia.

LEO TOLSTOY dilahirkan dengan nama Lev Nikolayevich Tolstoy pada tanggal 9 September 1828 di Yasnaya Polyana, kediaman keluarga Tolstoy di provinsi Tula, Rusia, merupakan anak keempat dari pasangan Count Nikolai Ilyich Tolstoy dan Countess Mariya Tolstaya (Volkonskaya). Yatim piatu sejak usia sangat muda, Tolstoy yang memiliki darah ningrat belajar ilmu hukum dan bahasa di Kazan University pada tahun 1844, namun tidak berlanjut dan beliau kembali ke Yasnaya Polyana dan kemudian banyak menghabiskan waktu di Moskow dan St. Petersburg.

Pada tahun 1851, beliau memutuskan untuk bergabung dalam ketentaraan bersama dengan abangnya di Kaukasus. Pada fase inilah Tolstoy mulai menelurkan karya tulis, yaitu autobiografi dalam trilogi, yang pertama adalah Childhood (1852), kemudian disusul Boyhood (1854) dan Youth (1857). Beliau meninggalkan ketentaraan pada tahun 1855 dan mulai mengembangkan kemampuan sastranya dengan bergabung dalam lingkaran-lingkaran sastrawan di St. Petersburg. Namun, sebagian waktunya tetap ia habiskan di Yasnaya Polyana di mana atas dasar kepedulian sosial ia mendirikan sekolah bagi anak-anak petani di tanah miliknya. Ketika sekolah yang didirikannya tidak berjalan dengan baik, beliau mengadakan perjalanan ke Eropa Barat di mana ia mengkaji dasar-dasar peradaban modern.

Tolstoy menikahi Sophia Andreyevna Bers pada tahun 1862. Sophia yang enam belas tahun lebih muda dari Tolstoy adalah seorang gadis muda terpelajar dan ia memberi Tolstoy 13 orang anak, 5 diantaranya meninggal dalam masa kanak-kanak. Kehidupan rumah tangga mereka tidak bahagia, antara lain disebabkan oleh kejujuran Tolstoy yang mengungkapkan perselingkuhan yang dilakukannya dan perbedaan konsep mengenai tugas seorang istri. Bagaimanapun, Sophia memberi Tolstoy kemudahan dalam proses penulisan beberapa karya, termasuk The Cossacks (1863), War and Peace (1864–69) serta Anna Karenina (1873–76), dengan bertindak sebagai sekretaris, proof-reader dan pengelola keuangan. Dua mahakarya Tolstoy, salah satunya adalah War and Peace yang merupakan prosa epik sangat tebal yang mengetengahkan periode pendudukan Napoleon tahun 1812, sedangkan Anna Karenina adalah kisah tragis seorang wanita bangsawan yang terjebak antara filosofi kebangsawannya dan kemiskinan serta penolakan masyarakat yang harus ditanggungnya akibat perzinahan.

Leo and Sophia Tolstoy at Yasnaya Polyana, source

Perjalanan instrospeksi diri yang menyakitkan menghasilkan pertobatan yang membuat Tolstoy merengkuh ajaran kasih Kekristenan dan penerimaan prinsip pasifisme (anti kekerasan). Tahap-tahap pertobatannya yang terjadi sekitar tahun 1876 dirangkum dalam Confession (1879), dan sepanjang sisa hidupnya beliau berusaha mempraktikkan dan memperkenalkan keyakinan barunya dalam serangkaian karya, antara lain A Short Exposition of the Gospels (1881), What I Believe In (1882), What Then Must We Do? (1886), dan The Law of Love and the Law of Violence (1908).

Tolstoy dikenal sebagai seorang anarkis dalam hal ketidaksetujuannya atas sistem otoritarian yang terjadi di negara maupun gereja. Beliau juga menganggap bahwa aristokrasi merupakan beban bagi rakyat miskin dan mendukung redistribusi kekayaan melalui kepemilikan tanah secara kolektif. Ide-ide inilah yang menciptakan konflik antara dirinya dengan pihak pemerintah dan gereja ortodoks Rusia. Beliau juga terus menyuarakan prinsip anti kekerasan dan kesederhanaan hidup sepanjang hidupnya. Di masa selanjutnya, pemikiran-pemikiran Tolstoy ini banyak mempengaruhi tokoh-tokoh seperti Mahatma Gandhi (yang memang sempat mengadakan hubungan korespondensi dengannya), Martin Luther King Jr, dan lain-lain.

Karya-karyanya yang berikutnya berfokus dalam masalah moral, termasuk novella The Death of Ivan Ilyich (1884), drama The Power of Darkness (1886), dan novel The Kreutzer Sonata (1889). Karya-karya terakhirnya antara lain novel Hadji Murad (1896–1904), Resurrection (1899–1900), serta drama The Living Corpse (dipublikasikan secara anumerta tahun 1911).

Mendekati akhir hidupnya, hubungan dengan istrinya makin memburuk dengan semakin radikalnya keyakinan yang dipegang oleh Tolstoy. Kengototan Tolstoy untuk mempraktekkan keyakinan Kristen dan meninggalkan semua perkara duniawi menyebabkan konflik berat antara dirinya dan istrinya. Anak-anaknya, kecuali putri bungsunya, Alexandra, berpihak pada ibu mereka. Pada tahun 1910, Tolstoy meninggalkan rumah dengan Alexandra tanpa tujuan tertentu. Hawa dingin berakibat buruk pada tubuh Tolstoy yang memang sudah lemah, dan beliau meninggal pada tanggal 20 November 1910 di rumah kepala stasiun kereta api di Astapovo, dan jenazahnya dimakamkan di Yasnaya Polyana.

Tahun terakhir hidup Tolstoy diadaptasi dalam sebuah novel karya Jay Parini dan telah difilmkan dengan judul The Last Station (2009). Dalam film ini Christopher Plummer berperan sebagai Tolstoy dan Helen Mirren berperan sebagai istrinya, Sophia Tolstaya. Dua aktor ini memperoleh nominasi Oscar atas peran dalam film tersebut.

– Dari berbagai sumber

***

Saya sudah menjadi penggemar karya-karya Tolstoy sejak membaca beberapa cerpennya untuk pertama kali. Bagi saya, seorang Leo Tolstoy adalah sosok sastrawan besar yang mampu menuliskan kisah yang sebenarnya sangat sederhana, namun sangat indah dan sarat nilai-nilai moral, cinta kasih dan kemanusiaan. Saya tertantang untuk membaca mahakarya beliau yang super tebal yaitu War and Peace, apalagi disebutkan dalam Wikipedia bahwa penggambaran perang dalam War and Peace terinspirasi dari Les Misérables, salah satu novel favorit saya. Semoga dalam tahun depan cita-cita ini bisa terwujud!

Beberapa review karya Leo Tolstoy:

Anna Karenina (simplified version)
Di Mana Ada Cinta, Di Sana Tuhan Ada (kumpulan cerpen)
Rumah Tangga yang Bahagia

Advertisements

3 thoughts on “Classic Author of August 2012: Leo Tolstoy

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s